Phoronix mengulas server mini ZimaBoard 2 bertenaga Intel

ZimaBoard 2 menawarkan opsi server Linux kompak untuk penggunaan kantor kecil dan rumah tangga, didukung prosesor Intel N150. Ia memiliki konektivitas serbaguna dalam chassis aluminium berpendingin pasif dan dilengkapi ZimaOS yang sudah terinstal. Ulasan terbaru menyoroti performanya dalam benchmark selama beberapa minggu.

ZimaBoard 2 berfungsi sebagai komputer single-board berdaya rendah yang dirancang untuk kebutuhan small office atau home office (SOHO), dibungkus dalam chassis aluminium kokoh yang menyediakan pendinginan pasif. Di intinya terdapat prosesor Intel N150 Twin Lake, chip quad-core tanpa simultaneous multithreading yang mencapai kecepatan hingga 3,6GHz. Prosesor ini memiliki rating daya dasar 6 watt dan batas 10 watt, mendukung memori single-channel DDR4, DDR5, atau LPDDR5.  nnKonektivitasnya menonjol dengan dua port Ethernet 2,5 Gigabit, port USB 3.1 Type-A, dan mini DisplayPort untuk operasi berlayar atau penggunaan alternatif. Opsi penyimpanan mencakup 32GB atau 64GB eMMC untuk sistem operasi, ditambah dua port SATA 3.0 untuk menghubungkan hard drive eksternal atau solid-state drive. Antarmuka PCIe 3.0 x4 tambahan memungkinkan ekspansi seperti adapter NVMe SSD, kartu jaringan, atau bahkan akselerator grafis melalui enclosure eksternal.  nnPerangkat ini datang dengan ZimaOS yang sudah terinstal sebelumnya, yang digambarkan sebagai sistem operasi cloud pribadi berbasis Linux untuk menyederhanakan pengaturan hosting. Pengulas mencatat ketiadaan slot M.2 NVMe onboard, yang dapat meningkatkan kenyamanan, serta standar PCIe 3.0 yang tertinggal dibandingkan alternatif PCIe 4.0 atau 5.0 yang lebih cepat. Konektor kipas 4-pin tersedia untuk pendinginan aktif opsional.  nnTerdapat dua varian: ZimaBoard 2 832 dengan memori 8GB LPDDR5-4800 dan penyimpanan 32GB eMMC, serta model ZimaBoard 2 1664 yang diulas dengan memori 16GB dan 64GB eMMC. Pengujian selama beberapa minggu terakhir mengonfirmasi keandalannya di berbagai benchmark.

Artikel Terkait

ArmSoM has introduced the Sige6, the first board in its Sige series to use an Allwinner processor instead of Rockchip. The new single-board computer targets AI inference, edge computing, and mini PC applications.

Dilaporkan oleh AI

A new fanless mini PC from France delivers workstation-grade Intel performance in a compact aluminum design priced near 2,000 euros.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak