PNC luncurkan perdagangan Bitcoin untuk klien berpatrimoni tinggi

PNC Bank telah memperkenalkan layanan perdagangan Bitcoin langsung untuk klien perbankan swasta mereka, menargetkan individu berpatrimoni tinggi dan ultra tinggi. Layanan ini, yang didukung oleh Coinbase, memungkinkan klien untuk membeli, menjual, dan memegang Bitcoin dengan mulus melalui PNC. Langkah ini menempatkan PNC sebagai bank besar pertama yang menawarkan layanan kripto terintegrasi seperti itu kepada kelompok kaya ini.

Pengumuman PNC Bank menandai langkah penting dalam mengintegrasikan mata uang kripto ke dalam perbankan swasta tradisional. Pada 10 Desember 2025, bank tersebut mengungkapkan bahwa klien berpatrimoni tinggi (HNW) dan ultra tinggi (UHNW) mereka kini dapat mengakses perdagangan Bitcoin langsung. Layanan ini menggunakan produk crypto-as-a-service dari Coinbase, memungkinkan pembelian, penjualan, dan penyimpanan Bitcoin yang sederhana langsung melalui platform PNC.

PNC mengklaim sebagai bank besar pertama yang menyediakan kemampuan ini khusus untuk klien perbankan swasta. Inisiatif ini bertujuan menarik individu kaya yang penasaran dengan kripto di antara Gen Z dan milenial, yang semakin berpengaruh dalam manajemen kekayaan. Sebagai bagian dari Great Wealth Transfer yang sedang berlangsung, generasi muda ini diharapkan mengendalikan porsi besar aset berpatrimoni tinggi, dengan proyeksi dari Altrata menunjukkan mereka akan mewakili hampir 70% individu HNW dalam beberapa tahun mendatang.

Perkembangan ini mengatasi kesenjangan kompetitif di industri. Sementara beberapa firma pialang berencana meluncurkan perdagangan kripto langsung kepada pelanggan pada 2026, dan yang lain telah menawarkan kripto kepada klien ritel sejak 2022 atau baru-baru ini menambahkan ETF kripto, fokus PNC pada perbankan swasta membedakannya. Platform perdagangan seperti Robinhood dan SoFi Invest telah menaikkan ekspektasi untuk akses digital mudah ke investasi, termasuk kripto.

Dengan mengintegrasikan perdagangan dan penyimpanan kripto, PNC meningkatkan layanan kekayaannya untuk bersaing lebih baik dengan firma asli kripto dan pialang inovatif. Pengamat industri mengantisipasi bahwa rekan-rekan lainnya akan segera mengikuti untuk memenuhi permintaan klien kaya yang melek teknologi.

Artikel Terkait

JPMorgan Chase headquarters with crypto trading charts on display, executives discussing institutional crypto services.
Gambar dihasilkan oleh AI

JPMorgan weighs crypto trading for institutional clients

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

JPMorgan Chase is exploring the possibility of offering cryptocurrency trading services to its institutional clients, including spot and derivatives products. The move comes amid growing client demand and a more favorable U.S. regulatory environment for digital assets. The bank's efforts are in early stages and depend on factors like demand, risks, and regulatory feasibility.

Following its December 10 announcement, PNC Bank's partnership with Coinbase has been highlighted as the first instance of a major U.S. bank offering cryptocurrency trading to select clients, per a Motley Fool report. This underscores accelerating mainstream adoption of digital assets in traditional banking.

Dilaporkan oleh AI

Swiss banking giant UBS is exploring the launch of cryptocurrency trading services for its wealthy private bank clients in Switzerland, with potential expansion to the US and Asia-Pacific. The move responds to increasing demand, though no final decision has been made. A UBS spokesperson highlighted the bank's ongoing digital asset strategy amid regulatory and market developments.

Despite market volatility erasing most yearly gains, 2025 marked cryptocurrency's deeper integration into traditional finance through regulatory clarity and stablecoin adoption. Banks and fintech firms expanded offerings, viewing crypto as infrastructure rather than speculation. This evolution highlighted a move from hype to practical execution.

Dilaporkan oleh AI

Klarna mengumumkan kemitraan penelitian dengan Privy milik Stripe untuk membuat dompet mata uang kripto bagi penggunanya. Kolaborasi ini menyusul peluncuran terbaru stablecoin Klarna, KlarnaUSD, dan bertujuan mengintegrasikan kripto ke layanan keuangan sehari-hari. Ini menandai perubahan bagi CEO Klarna, yang sebelumnya menyatakan skeptisisme terhadap mata uang kripto.

A new survey shows record-high cryptocurrency investments by financial advisors for clients, with 32% allocating to digital assets in 2025, up from 22% the previous year. While firms like Bank of America expand access to crypto, Merrill Lynch has issued stark warnings about the speculative nature of these assets. Advisors are increasingly optimistic, focusing on emerging themes like stablecoins and tokenization.

Dilaporkan oleh AI

Cathie Wood's ARK Invest has boosted its holdings in crypto-related companies as prices decline across the sector. On Friday, the firm purchased shares in Coinbase, Circle, and Bullish, signaling continued institutional interest. This move comes alongside announcements from major players like UBS and PwC affirming crypto's growing legitimacy.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak