Polymarket membayar kreator untuk video taruhan palsu

Menurut investigasi Wall Street Journal, Polymarket mendanai puluhan kreator media sosial untuk mengunggah video simulasi taruhan di situs web tiruan. Promosi tersebut bertujuan untuk menarik pengguna ke platform pasar prediksinya meskipun terdapat pembatasan di Amerika Serikat.

The Journal melaporkan bahwa para kreator merekam diri mereka seolah-olah memenangkan sejumlah besar uang di Polymarket, termasuk satu video yang menunjukkan pembayaran sebesar $100.000 atas taruhan terkait Presiden Trump yang mengucapkan kata "McDonald’s." Data perdagangan mengonfirmasi bahwa tidak ada kemenangan seperti itu yang terjadi di platform asli pada bulan Januari.

Polymarket membuat situs uji coba yang hampir identik, seperti poiymarket.com, dan menginstruksikan kreator untuk menyembunyikan pembayaran agar unggahan tersebut terlihat organik. Perusahaan membayar kreator terpilih antara $2.000 hingga $3.000 per bulan dan mewajibkan video untuk direkam ulang jika terlihat jelas palsu.

Kampanye tersebut menghasilkan lebih dari 140 juta penayangan di TikTok, YouTube, dan Instagram. Polymarket menyatakan bahwa mereka sedang melakukan audit menyeluruh terhadap konten promosinya guna memastikan kepatuhan terhadap standar dan peraturan yang berlaku.

Platform utama Polymarket tidak dapat diakses oleh pengguna AS sejak keputusan CFTC pada tahun 2022, meskipun perusahaan tersebut menawarkan versi teregulasi melalui aplikasi seluler dan sedang mengupayakan persetujuan yang lebih luas.

Artikel Terkait

Executives from Polymarket and Chainalysis shaking hands amid blockchain analytics screens highlighting anti-insider trading tools.
Gambar dihasilkan oleh AI

Polymarket partners with Chainalysis to combat insider trading

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Prediction market platform Polymarket has partnered with blockchain analytics firm Chainalysis to monitor trading activity and detect potential insider trading. The collaboration introduces onchain tools to flag suspicious patterns amid rising regulatory scrutiny. Polymarket announced the move on Thursday.

An investigation has revealed that Polymarket paid social media creators to post videos that misrepresented its betting platform. The Wall Street Journal found that many videos used fake sites and showed wins that would have been losses.

Dilaporkan oleh AI

Residents in Hong Kong continue to use platforms like Polymarket and Kalshi for bets on politics and other topics even after official warnings.

Spain’s gambling regulator has ordered internet providers to block access to prediction market platforms Polymarket and Kalshi. The move targets unlicensed betting products tied to future events. Proceedings against the companies are expected to last three to four months.

Dilaporkan oleh AI

Kalshi has unveiled a new advocacy group called Americans for Fair Markets to influence policymakers on prediction markets. The move comes as the US House Oversight Committee launched an investigation into Kalshi and Polymarket over insider trading concerns.

Meta is building an experimental prediction market app called Arena that lets users forecast events in politics, sports and other areas using points instead of cash. The project is a top priority at the company and revives an earlier effort from 2020.

Dilaporkan oleh AI

DraftKings disclosed strong early results for its Predictions platform on June 9. The company launched the offering in December 2025 and now reports an annualized trading run rate of $3.1 billion.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak