Pengguna terus memilih kata sandi yang mudah seperti '123456' dan 'password', meninggalkan akun online mereka rentan terhadap upaya peretasan tercepat dan tersederhana. Tren ini menyoroti prioritas kenyamanan daripada keamanan dalam pemilihan kata sandi. Masalah ini tetap ada meskipun kesadaran luas tentang risikonya.
Menurut laporan TechRadar yang diterbitkan pada 9 November 2025, kata sandi umum seperti “123456” atau “password” membuat akun sangat rentan terhadap serangan online dasar. Pilihan ini memungkinkan peretas untuk mengeksploitasi kerentanan dengan cepat dan mudah, membahayakan data dan privasi pengguna.
Artikel tersebut menekankan bahwa pengguna sering kali memprioritaskan kemudahan saat membuat kata sandi, mengabaikan langkah-langkah keamanan yang dapat mencegah akses tidak sah. Perilaku ini menegaskan tantangan yang lebih luas dalam keamanan siber, di mana kesederhanaan mengalahkan perlindungan yang kuat.
Para ahli mendesak untuk mengadopsi kata sandi yang lebih kuat dan unik atau mengaktifkan autentikasi multi-faktor untuk mengurangi risiko ini. Laporan tersebut berfungsi sebagai pengingat bahwa kebiasaan usang terus membahayakan keamanan digital di seluruh dunia.