Prabowo tegaskan komitmen Indonesia jadi negara ramah investasi

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, sambil menegaskan komitmen pemerintah menciptakan iklim investasi yang aman dan adil. Ia menyoroti kepercayaan investor asing sebagai bukti prospek ekonomi kuat Indonesia. Proyek ini sejalan dengan visi hilirisasi industri untuk mengurangi impor dan tingkatkan ekspor.

Pada Kamis, Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa Indonesia harus memegang teguh komitmen untuk iklim investasi yang aman, adil, dan bersahabat bagi investor asing maupun domestik. "Intinya, itu yang ingin saya sampaikan, kita harus dukung investasi asing. Mari kita memberi manfaat bersama," katanya.

Prabowo menekankan bahwa kehadiran investasi asing seperti proyek Lotte Chemical menunjukkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai mitra layak dengan prospek ekonomi kuat. Pemerintah, menurutnya, akan memastikan investor merasa aman dan dihargai, karena dana investasi merupakan hasil usaha bertahun-tahun yang harus dijaga dengan hormat. "Mereka percaya sama kita di sini. Mereka beri manfaat kepada kita dan kita harus amankan. Tidak boleh ada unsur yang mengganggu. Kita terima dengan hati dan tangan terbuka," ujarnya.

Ia juga menyoroti kepastian hukum sebagai fondasi utama. "Tegakkan hukum. Harus ada rule of law, kepastian hukum. Ini menimbulkan kepercayaan dan trust dari mana saja," tegas Prabowo.

Proyek Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE) adalah pabrik naphtha cracker pertama di Indonesia dalam 30 tahun, dengan investasi 3,9 miliar dolar AS (Rp62,4 triliun). Masuk daftar proyek strategis nasional, proyek ini mendukung visi Astacita Prabowo untuk hilirisasi industri, kurangi ketergantungan impor, dan tingkatkan daya saing ekspor produk kimia dasar. Pabrik akan produksi bahan baku untuk industri otomotif, plastik, elektronik, dan alat kesehatan.

PT Lotte Chemical Indonesia (LCI), berdiri 2016 dengan mayoritas kepemilikan Lotte Chemical Corp, menargetkan operasi komersial Oktober 2025 setelah konstruksi utama selesai Maret 2025. Timeline mencakup akuisisi lahan 2016, peletakan batu pertama 2018, dan MoU dengan pemerintah 2022. Proyek diproyeksikan hasilkan pendapatan 2 miliar dolar AS per tahun, layani 70 persen pasar domestik, substitusi impor 1,4 miliar dolar AS, dan ekspor 600 juta dolar AS tahunan. Selama konstruksi dan operasi, serap 40.000 tenaga kerja langsung dan tidak langsung, plus transfer teknologi dan peningkatan SDM lokal.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak