Penerima lebar Los Angeles Rams Puka Nacua menyebut pejabat NFL 'yang terburuk' selama livestream baru-baru ini dengan Adin Ross dan N3on. Ia menyarankan wasit membuat keputusan untuk tampil di televisi, membandingkan mereka dengan pengacara yang mencari perhatian. Komentar tersebut bisa mengakibatkan denda dari liga.
Penerima lebar Los Angeles Rams Puka Nacua menyatakan kekecewaan terhadap ofisiasi NFL selama livestream yang dihosting oleh streamer internet Adin Ross di Kick, bersama N3on. Dalam percakapan tersebut, Nacua menyatakan, 'Wasit adalah yang terburuk, [karena] hanya beberapa aturan tidak... Orang-orang ini pengacara; mereka juga ingin di TV, bro.' Ia menjelaskan motivasi wasit, mengatakan, 'Kamu tidak berpikir dia mengirim pesan ke teman-temannya di grup chat seperti, 'Yo! Kalian baru saja melihatku di Sunday Night Football.' Seperti, 'Itu bukan [pass interference] tapi aku panggil.' Orang-orang ini juga manusia biasa, bro.'
Nacua mengakui kemungkinan akibatnya, setuju dengan host bahwa ia bisa didenda, menjawab, 'Seratus persen.' NFL memiliki catatan menghukum kritik terhadap pejabat. Pada 2023, liga mendenda pelatih Kansas City Chiefs Andy Reid $100.000 dan quarterback Patrick Mahomes $50.000 setelah komentar mereka usai kekalahan dari Buffalo Bills. Lebih baru, pemain Houston Texans Will Anderson Jr. dan Joe Mixon masing-masing didenda $25.000 karena mengkritik ofisiasi dalam kekalahan playoff melawan Chiefs, meskipun keduanya berhasil mengajukan banding.
Adin Ross, yang memiliki lebih dari tujuh juta pelanggan di Twitch dan hampir dua juta di Kick, menjadi host stream di mana Nacua membuat komentar ringan tapi tajamnya. Sensitivitas NFL terhadap kritik semacam itu menekankan perdebatan berkelanjutan tentang transparansi ofisiasi, karena liga telah mendenda pemain atas ledakan serupa di masa lalu. Komentar Nacua menyoroti frustrasi yang lebih luas di kalangan pemain mengenai panggilan yang tidak konsisten.