Kelompok ransomware RansomHouse mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber terhadap Fulgar, pemasok kain utama untuk merek seperti H&M dan Adidas. File rahasia yang mengungkap keuangan perusahaan, daftar klien, dan operasi global telah muncul secara online. Pelanggaran ini menyoroti risiko berkelanjutan dalam rantai pasok untuk raksasa fashion.
Fulgar, yang dikenal sebagai pemasok kain kunci di balik merek besar termasuk H&M dan Adidas, telah menjadi target pelanggaran siber yang mengkhawatirkan. Kelompok ransomware RansomHouse telah mengakui serangan tersebut, yang menyebabkan publikasi data sensitif secara online.
Menurut laporan, file yang bocor mencakup detail tentang keuangan Fulgar, daftar klien, dan operasi global. Insiden ini menandai serangan lain dari RansomHouse, yang telah aktif menargetkan organisasi untuk pemerasan.
Pendedahan informasi semacam itu dapat memengaruhi hubungan bisnis Fulgar dan keamanan operasionalnya. Sebagai pemasok di industri tekstil, peran Fulgar dalam rantai pasok fashion global membuat pelanggaran ini sangat mengkhawatirkan bagi klien profil tingginya.
Tidak ada detail lebih lanjut tentang garis waktu serangan atau respons langsung dari Fulgar yang tersedia dalam laporan awal. Peristiwa ini menggarisbawahi ancaman persisten ransomware terhadap pemasok kritis.