Seorang penggemar teknologi telah menciptakan pembaca pita berlubang kompak menggunakan komponen dasar, menyoroti daya tarik abadi metode komputasi vintage. Perangkat tersebut, dibuat dengan mikrokontroler dan LED, menunjukkan relevansi teknologi lama meskipun kinerja lambat.
Sebagai penghormatan kepada sejarah komputasi awal, seorang penggemar teknologi retro telah membangun pembaca pita berlubang kecil sepenuhnya dari nol. Proyek ini menggunakan mikrokontroler sederhana dan beberapa LED untuk menafsirkan data dari pita kertas berlubang, media yang pernah umum pada pertengahan abad ke-20 untuk menyimpan dan mentransfer informasi di komputer dan teletype.
Pembuatnya, yang digambarkan sebagai 'ahli komputer retro', bertujuan untuk menghidupkan kembali teknik analog ini dalam konteks modern. Meskipun pembaca berhasil mendekode lubang-lubang tersebut, ia beroperasi pada kecepatan yang sangat rendah, yang menggarisbawahi keterbatasan perangkat keras lama dibandingkan standar digital saat ini.
Karya ini membuktikan bahwa trik komputasi vintage masih dapat menarik minat besar di kalangan hobiis dan penggemar teknologi. Proyek ini dipresentasikan dalam artikel TechRadar, menekankan bagaimana upaya DIY menjaga teknologi historis tetap hidup dan menarik. Tidak ada metrik kinerja spesifik atau detail pembuatan selain komponen inti yang diberikan, tetapi ini menjadi contoh rekayasa retro yang dapat diakses.