Revolut dan Trust Wallet bermitra untuk pembelian kripto UE instan

Perusahaan fintech Revolut bekerja sama dengan Trust Wallet milik Binance untuk memungkinkan pengguna Eropa membeli kripto secara instan dan aman. Integrasi ini memungkinkan transfer langsung ke dompet kustodial mandiri, menekankan kendali pengguna atas aset. Langkah ini mendukung layanan kripto Revolut yang berkembang di wilayah tersebut.

Revolut, raksasa fintech berbasis London, dan Trust Wallet mengumumkan kemitraan mereka pada Kamis, 11 Desember 2025, bertujuan menyederhanakan akuisisi kripto bagi pengguna di seluruh Uni Eropa. Melalui integrasi ini, individu dapat membeli aset digital menggunakan RevolutPay, kartu debit atau kredit, atau transfer bank, dengan dana tersedia secara instan dan tanpa biaya dalam skenario tertentu.

Berbeda dengan layanan fintech-ke-kripto tradisional yang merutekan dana melalui bursa terpusat, pengaturan ini mengirim kripto langsung ke Trust Wallet, aplikasi kustodial mandiri yang digunakan oleh lebih dari 220 juta orang di seluruh dunia. Pendekatan ini memastikan pengguna mempertahankan kendali penuh atas aset mereka sejak saat pembelian, mengurangi ketergantungan pada perantara.

Kripto yang didukung awal mencakup Bitcoin, Ether, Solana, USDC, dan USDT, dengan rencana menambahkan aset lebih lanjut di masa depan. Kemitraan ini sejalan dengan ambisi kripto Revolut yang lebih luas, setelah memperoleh lisensi MiCA melalui Siprus, yang memberikan persetujuan regulasi untuk menyediakan layanan di seluruh Wilayah Ekonomi Eropa.

Revolut mengalami pertumbuhan signifikan, mencapai valuasi 75 miliar dolar AS dalam penjualan saham sekunder baru-baru ini yang didukung investor seperti Coatue, Fidelity, dan NVentures milik NVIDIA. Untuk 2024, perusahaan melaporkan pendapatan 4 miliar dolar AS dan laba sebelum pajak 1,4 miliar dolar AS. Perusahaan juga memperoleh lisensi perbankan baru di Meksiko dan Kolombia, serta pada November 2025 berkolaborasi dengan Polygon Labs untuk memfasilitasi remitansi menggunakan USDC, USDT, dan POL di blockchain Polygon.

Perkembangan ini menegaskan integrasi yang semakin meningkat antara keuangan tradisional dan teknologi blockchain, khususnya di pasar teregulasi seperti UE.

Artikel Terkait

Klarna mengumumkan kemitraan penelitian dengan Privy milik Stripe untuk membuat dompet mata uang kripto bagi penggunanya. Kolaborasi ini menyusul peluncuran terbaru stablecoin Klarna, KlarnaUSD, dan bertujuan mengintegrasikan kripto ke layanan keuangan sehari-hari. Ini menandai perubahan bagi CEO Klarna, yang sebelumnya menyatakan skeptisisme terhadap mata uang kripto.

Dilaporkan oleh AI

WalletConnect Pay has announced a partnership with Ingenico to enable stablecoin payments at physical checkouts, shielding merchants from blockchain complexities. CEO Jess Houlgrave emphasized that this integration allows crypto users to pay with trusted assets without merchants holding digital currencies. The move builds on growing stablecoin volumes and aims to integrate crypto into everyday retail.

PrimeXBT, a global multi-asset broker, has added 25 new crypto spot assets to its exchange, including 23 Solana-based tokens. This update boosts trading options across five networks and integrates crypto with traditional finance markets. The expansion aims to enhance user flexibility in managing digital assets.

Dilaporkan oleh AI

Bybit, the world's second-largest cryptocurrency exchange, has integrated its Bybit Pay service with Peru's leading digital wallets, Yape and Plin. This move allows millions of users to make crypto-backed payments using familiar QR codes and phone-number transfers. The expansion highlights growing digital payment adoption in Latin America.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak