Para perancang memamerkan pakaian berbahan karet dan lateks sepanjang musim couture musim gugur 2026, yang berakhir hari ini. Material tersebut muncul dalam berbagai koleksi sebagai pilihan yang tidak konvensional untuk busana papan atas.
Schiaparelli menghadirkan tampilan yang menampilkan lateks dan silikon, termasuk pakaian lateks dari kepala hingga kaki dengan tentakel serta bustier silikon yang dibuat melalui kolaborasi dengan studio produksi di wilayah Paris. Daniel Roseberry mendeskripsikan koleksi tersebut terinspirasi oleh jurang samudra.
Duran Lantink memulai debut koleksi Jean Paul Gaultier yang menyertakan desain torso berbahan TPU dan lateks. Di Dior, Jonathan Anderson menafsirkan ulang karya seniman Lynda Benglis menggunakan lateks karet cair pada dua gaun putih. Robert Wun memasukkan balon karet ke dalam tampilan penutup.
Laura Pulice dari VEX Clothing mencatat bahwa lateks memerlukan proses pengeleman dengan tangan alih-alih dijahit, yang sejalan dengan proses kustom couture. Material ini memiliki preseden historis dalam dunia mode, termasuk gaun karet karya Helmut Lang tahun 1995.