Guard Indiana Fever, Sophie Cunningham, mengatakan ia tidak memiliki reaksi keras setelah Gedung Putih menggunakan cuplikan viral dirinya dalam unggahan tanggal 30 Juni 2026, dan mengatakan kepada seorang reporter bahwa ia menganggap meme tersebut sebagai sesuatu yang dibagikan secara luas secara daring.
Interaksi di lapangan antara guard Indiana Fever Sophie Cunningham dengan forward Phoenix Mercury DeWanna Bonner telah beredar luas secara daring setelah pertandingan bulan Juni 2026, di mana Cunningham berulang kali menunjuk ke arah Bonner saat pertandingan terhenti sembari berdiri di dekat rekan setimnya, Caitlin Clark. (si.com)
Gedung Putih kemudian merujuk pada cuplikan viral tersebut dalam sebuah unggahan media sosial tertanggal 30 Juni 2026. (dailywire.com)
Saat ditanya mengenai unggahan tersebut, Cunningham mengatakan ia tidak memikirkannya secara berlebihan.
“Saya pikir semua orang di seluruh dunia mengunggahnya, setiap perusahaan telah melakukannya, mereka hanyalah salah satu yang juga ikut serta dan saya benar-benar tidak memikirkannya dua kali.” (dailywire.com)
Cunningham belum pernah membahas pandangan politiknya secara publik seperti yang dijelaskan dalam laporan tersebut, meskipun The Daily Wire menyebut bahwa ia telah mendapat tuduhan daring sebagai orang yang berhaluan kanan. (dailywire.com)
Dalam komentar terpisah baru-baru ini yang disorot oleh The Daily Wire, Cunningham mengkritik absennya Clark dari poster peringatan hari jadi ke-30 WNBA, menyebut penghilangan tersebut sebagai “lelucon” dalam satu episode siniar “Show Me Something” miliknya. (dailywire.com)