Steve Clarke telah mengundurkan diri sebagai manajer tim nasional Skotlandia menyusul tersingkirnya tim tersebut di babak penyisihan grup Piala Dunia. Pria berusia 62 tahun itu menyebut keputusan tersebut mudah diambil setelah ia menginformasikannya kepada para pemain pada Sabtu malam.
Clarke mengakhiri masa jabatannya selama tujuh tahun setelah Skotlandia gagal lolos dari babak penyisihan grup. Ia baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun sebulan sebelumnya, yang sedianya akan berlangsung hingga Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.
Sang pelatih memberi tahu para pemain di hotel mereka di Charlotte bahwa ia memang sudah berencana untuk pergi jika tim tidak mencapai babak sistem gugur. "Jika kami tidak lolos dari grup... mungkin ini waktu yang tepat untuk mundur," ujarnya dalam sebuah wawancara yang dirilis oleh Asosiasi Sepak Bola Skotlandia.
Clarke mengatakan bahwa ia telah mencapai tujuan utamanya, termasuk membawa Skotlandia ke ajang Euro dan Piala Dunia. Skotlandia kalah dari Maroko dan Brasil setelah pertandingan pembuka melawan Haiti.
Ia menyatakan rasa bangganya terhadap karakter tim meskipun hasilnya kurang memuaskan dan menceritakan momen emosional saat berbagi kabar tersebut dengan para pemain, termasuk sang kapten Andy Robertson.