Badai cepat yang terjadi pada 20 Mei 2026 menurunkan curah hujan intens di sebagian wilayah Brooklyn dan Queens, menyebabkan banjir bandang yang merendam sejumlah jalan serta mengganggu transportasi di New York City.
Hujan deras pada 20 Mei memicu banjir bandang di beberapa lingkungan di Brooklyn dan Queens, dengan sejumlah jalan menjadi sulit dilalui karena air yang menggenang dengan cepat di daerah dataran rendah.
Layanan transportasi juga terdampak karena air hujan masuk ke bagian sistem kereta bawah tanah, yang memicu keterlambatan dan gangguan sementara para petugas berupaya membersihkan air dari area yang terdampak.
Jaringan saluran pembuangan dan drainase gabungan kota ini dapat kewalahan saat terjadi curah hujan yang sangat intens. Pejabat lingkungan kota menyatakan bahwa sistem ini umumnya dirancang untuk menangani sekitar 1,5 hingga 1,75 inci hujan per jam, yang berarti hujan lebat dalam durasi singkat dapat melebihi kapasitas drainase dan meluap ke jalanan.
Keterlambatan kereta bawah tanah akibat banjir telah menjadi masalah yang berulang di era curah hujan tinggi saat ini: analisis Washington Post terhadap peringatan layanan MTA menemukan bahwa layanan kereta bawah tanah terganggu oleh banjir setidaknya 75 kali antara Januari 2020 hingga September 2025.