SUSE mempromosikan webinar tentang mengamankan lanskap SAP terpisah

SUSE menyoroti risiko di lingkungan SAP campuran dan mengundang profesional ke webinar. Sesi tersebut, yang dipimpin oleh pakar Friedrich Krey, bertujuan mengatasi kekhawatiran keamanan di SAP HANA pada Linux dengan server aplikasi Windows. Dijadwalkan pada 26 Februari pukul 3 sore CET.

SUSE, penyedia solusi berbasis Linux, telah mengeluarkan seruan tindakan bagi organisasi yang mengelola sistem SAP. Dalam postingan terbaru, perusahaan menunjukkan kerentanan potensial ketika basis data SAP HANA berjalan di Linux sementara server aplikasi beroperasi di Windows. Pengaturan ini, menurut SUSE, memperkenalkan risiko yang tidak perlu pada infrastruktur secara keseluruhan. Untuk membantu mengurangi masalah ini, SUSE menyelenggarakan webinar bertajuk seputar penyatuan tumpukan SAP untuk keamanan dan ketahanan yang lebih baik. Friedrich Krey, perwakilan SUSE, akan memimpin diskusi pada 26 Februari pukul 3 sore Waktu Eropa Tengah. Peserta dapat mendaftar melalui tautan yang disediakan untuk mempelajari strategi memperkuat lingkungan SAP mereka. Inisiatif ini menggarisbawahi fokus SUSE pada solusi Linux terintegrasi untuk perangkat lunak perusahaan seperti SAP HANA. Dengan menyatukan tumpukan teknologi, organisasi dapat meningkatkan langkah keamanan dan keandalan sistem, seperti yang dipromosikan dalam pengumuman. Tidak disebutkan detail spesifik tentang jumlah peserta atau acara sebelumnya, tetapi webinar ditargetkan untuk profesional TI yang menangani penerapan SAP hibrida. SUSE menekankan manfaat seperti peningkatan ketahanan melalui penyatuan, sejalan dengan tren lebih luas dalam keamanan TI perusahaan.

Artikel Terkait

Conference hall at SUSECON 2026 in Prague with Fujitsu and NVIDIA sponsor banners on stage, engaged audience, tech demos, and Prague skyline view.
Gambar dihasilkan oleh AI

Fujitsu and NVIDIA sponsor SUSECON 2026 in Prague

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

SUSE has announced Fujitsu and NVIDIA as sponsors for its upcoming SUSECON 2026 conference in Prague. The event, set to begin soon, highlights collaborations on reliable infrastructure, AI innovation, and open source advancements. Organizers emphasized community involvement and practical demonstrations.

SUSE is hosting a session on managing Linux environments to address fragmentation issues. The event features experts Rick Spencer and Jeff Mahoney discussing security, compliance, and automation. It is scheduled for February 26 at 7:15 a.m. PST or 10:15 a.m. EST.

Dilaporkan oleh AI

SUSE is hosting a webinar on February 11 to explore data protection for modernized infrastructure. The event focuses on safeguarding containerized and virtual machine applications in multi-cloud setups using enterprise-grade backup and disaster recovery solutions. Participants can register to learn how to maintain security during infrastructure updates.

SUSE has revealed its role as a gold sponsor for the upcoming EU Open Source Policy Summit 2026. The event, set for January 30 in Brussels, will focus on open source's contribution to digital sovereignty in Europe. Interested parties can review the full agenda online.

Dilaporkan oleh AI

SUSE Southeast Asia has announced a strategic collaboration with HeiTech Padu Berhad to advance Malaysia's digitalization and cloud-native development efforts. The partnership aims to position HeiTech Padu as a key open source center of excellence. It focuses on enhancing public sector services through Container-as-a-Service models.

The Linux Foundation has issued a call for papers for the Linux Security Summit North America 2026, inviting experts to share insights on Linux security topics. The submission deadline is March 8. Sessions will cover areas such as access control, hardware security, and supply chain protection.

Dilaporkan oleh AI

Swedish private equity firm EQT is exploring the sale of enterprise Linux provider SUSE at a valuation of around $6 billion (€5.5 billion), working with Arma Partners to test interest from global buyers. The process revives concerns over Europe's IT sovereignty as the German-origin company, owned by EQT since a 2023 privatization, faces another ownership shift.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak