Tesla mengintegrasikan ketersediaan langsung Supercharger ke Google Maps

Tesla telah memperluas fitur 'Live Availability' Supercharger-nya ke Google Maps, memungkinkan pengguna melihat ketersediaan stall secara real-time di stasiun pengisian. Pembaruan ini terutama menguntungkan pemilik EV non-Tesla yang sebelumnya tidak memiliki akses mudah ke data ini. Integrasi ini diumumkan melalui tweet pada 11 November 2025.

Tesla mengumumkan pada 11 November 2025 bahwa fitur "Live Availability" untuk Supercharger-nya sekarang terintegrasi dengan Google Maps. Alat ini menampilkan jumlah stall yang tersedia di stasiun Supercharger secara real-time, membantu pengemudi EV memilih lokasi yang kurang padat. Seperti yang disebutkan dalam tweet dari @TeslaCharging, "Ketersediaan langsung Supercharger sekarang di Google Maps" disertai gambar yang mendemonstrasikan fitur tersebut.

Sebelumnya, informasi ini hanya dapat diakses melalui kendaraan Tesla atau aplikasi Tesla, menjadikannya kurang berguna bagi pemilik EV non-Tesla yang bergantung pada platform seperti Google Maps atau Android Auto. Dengan Tesla membuka jaringan Supercharger-nya untuk kendaraan non-Tesla di seluruh Amerika Utara—pertama melalui Magic Dock dan kemudian konektor NACS—permintaan telah meningkat, menyebabkan kemacetan lebih banyak. Pembaruan ini mengatasi hal itu dengan memberikan transparansi, menunjukkan baik total stall maupun ketersediaan saat ini saat mencari Supercharger.

Electrek mencatat bahwa ini adalah langkah kecil namun signifikan dalam membuat ekosistem pengisian daya yang andal dari Tesla lebih mudah diakses. Pemilik Tesla sudah mendapat manfaat dari navigasi di dalam mobil, tetapi pengemudi non-Tesla sekarang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih efektif, menghindari stasiun yang penuh. Fitur ini sangat berharga selama jam puncak, mengurangi risiko tiba di stasiun tanpa colokan yang terbuka.

Langkah ini sejalan dengan upaya lebih luas Tesla untuk mengintegrasikan jaringannya dengan aplikasi pihak ketiga, meningkatkan pengalaman pengisian EV secara keseluruhan di tengah adopsi kendaraan listrik non-Tesla yang semakin meningkat.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak