Tesla meluncurkan asisten suara AI baru di Tiongkok

Tesla telah mulai menerapkan asisten suara AI ganda yang disesuaikan untuk kendaraannya di Tiongkok. Sistem ini menggantikan model Grok yang digunakan di wilayah lain dengan dua model asal Tiongkok guna memenuhi regulasi dan preferensi lokal.

Tesla memperkenalkan peningkatan ini melalui kemitraannya dengan platform cloud Volcano Engine milik ByteDance. Model Doubao dari ByteDance mengelola kontrol kendaraan langsung seperti pengaturan suhu, navigasi, aplikasi media, dan buku panduan pemilik. Sistem ini mendukung respons cepat, perintah berkelanjutan, dan pengenalan hingga 18 dialek regional Tiongkok.

DeepSeek menangani kueri percakapan, termasuk pertanyaan umum serta pembaruan cuaca dan berita secara real-time. Pengemudi kini dapat mengaktifkan sistem secara hands-free dengan mengucapkan “Hey Tesla” atau kata kunci khusus, sehingga tidak perlu lagi menekan tombol pada setir.

Perubahan ini memungkinkan Tesla untuk mematuhi aturan data regional yang ketat sekaligus mengadaptasi fitur-fitur sesuai kebutuhan konsumen Tiongkok.

Artikel Terkait

Tesla vehicle showcasing new AI software features in a realistic driving scene
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla releases 2026 Summer software update with AI upgrades

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla has rolled out its 2026 Summer Update, adding expanded Grok voice controls and navigation improvements to its vehicles. The software introduces several new features for drivers and passengers. It is now being distributed to cars in waves.

Tesla has announced that its Grok AI will launch soon in vehicles in India, Thailand, Singapore, the Philippines, and Malaysia.

Dilaporkan oleh AI

Tesla is developing a feature that allows drivers to use natural language voice commands with its Full Self-Driving software. The system will let users provide specific contextual instructions, such as directing the vehicle to a particular driveway or house.

Google has introduced Gemini 3.5 Live Translate, an AI model that enables near-instant voice-to-voice translation during multilingual conversations. The tool supports more than 70 languages and aims to reduce delays common in traditional systems. It became available to developers on Tuesday.

Dilaporkan oleh AI

Some US companies are adopting China's DeepSeek AI models as expenses for Silicon Valley tools increase. The trend appears on corporate spending data from Ramp, though adoption remains limited compared with OpenAI and Anthropic.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak