Tawaran Tether untuk saham Juventus langsung ditolak oleh Exor

Perusahaan kripto Tether mengajukan penawaran mengikat untuk membeli saham mayoritas di klub sepak bola Italia Juventus dari pemegang saham utama Exor, tetapi proposal tersebut segera ditolak. Exor, yang dikuasai keluarga Agnelli, menegaskan bahwa klub tidak untuk dijual. Tether, yang sudah memegang saham 11,5 persen, bertujuan berinvestasi besar-besaran di tim berbasis Turin.

Pada 12 Desember 2025, Tether mengumumkan telah membuat proposal mengikat tunai penuh kepada Exor, perusahaan holding keluarga Agnelli yang mengendalikan Juventus sejak 1923. Penawaran tersebut menargetkan saham Exor sebesar 65,4 persen di klub, dengan harga 2,66 euro per saham, yang akan menilai Juventus pada 1,1 miliar euro, atau sekitar 1,3 miliar dolar AS. Hal ini terjadi ketika saham Juventus ditutup pada 2,19 euro di bursa Milan hari itu. Sumber dekat Exor segera menolak tawaran tersebut, menyatakan, 'Juventus tidak untuk dijual.' Sikap ini tetap teguh di tengah rumor sebelumnya tentang investasi potensial dari Arab Saudi, dengan Exor menekankan tidak ada niat untuk melepas saham, apa pun pembelinya. Tewaran akan kadaluarsa jika Exor tidak menerima secara tertulis sebelum pukul 18:00 GMT pada 22 Desember. Tether, penerbit stablecoin USDT yang dipatok pada aset tradisional, pertama kali memperoleh saham 11,5 persen di Juventus pada Februari 2025. Perusahaan ini ingin menggabungkan operasinya di kripto, kecerdasan buatan, dan bioteknologi dengan sektor olahraga. Tujuannya yang dinyatakan adalah 'Make Juventus Great Again,' menggemakan slogan politik. Bulan lalu, pemegang saham Juventus menambahkan calon Tether Francesco Garino ke dewan. CEO Tether, Paolo Ardoino, menyatakan ikatan pribadi dengan klub, katanya, 'Bagi saya, Juventus selalu menjadi bagian dari hidup saya. Saya tumbuh besar dengan tim ini.' Ia menambahkan bahwa perusahaan, yang sehat secara finansial, berencana menginvestasikan satu miliar euro untuk mengembangkan Juventus dalam jangka panjang dengan modal stabil.

Artikel Terkait

Dramatic photo illustration of AFA headquarters raid and officials defending controversial contract amid money laundering probe.
Gambar dihasilkan oleh AI

AFA defends exclusive contract and 30% commission to Faroni's firm amid laundering probe

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Following raids on its facilities and Javier Faroni's home, the Argentine Football Association defended its 2021 exclusive deal granting Faroni's company a 30% commission on overseas contracts until 2026, accusing former partners of a destabilization campaign.

Tether, the issuer of a major stablecoin, has made an undisclosed investment of up to $50 million in the cryptocurrency lending platform Ledn. The deal values Ledn at approximately $500 million, according to sources familiar with the transaction.

Dilaporkan oleh AI

Tether, a prominent stablecoin in the cryptocurrency market, has faced ongoing concerns over its transparency. Investors are advised to monitor this risk closely amid its widespread use in trading.

The Schapira family, which joined Azul Azul in 2013, sold their 21.44% stake for US$7.5 million to José Ramón Correa, a representative on the Universidad de Chile's board. In a statement, they described closing a significant chapter filled with challenges and frustrations, yet always with respect for the club. They wished the team success and confirmed no opposition bloc will form.

Dilaporkan oleh AI

Nearly a decade after a catastrophic hack nearly derailed Ethereum, TheDAO has reemerged to bolster the blockchain's security. Unclaimed Ether worth over $220 million will be staked to support ongoing initiatives. The move revives a long-forgotten commitment from the aftermath of the 2016 incident.

Bitmine Immersion Technologies has revealed its ethereum holdings have climbed to 4,143,502 tokens, representing 3.43% of the total supply. The company's total crypto and cash assets now stand at $14.2 billion, including staked ethereum and other investments. This update comes ahead of its annual stockholder meeting in Las Vegas.

Dilaporkan oleh AI

Ether.fi CEO Mike Silagadze predicts that neobanks will drive Ethereum's expansion in 2026 by offering familiar financial products to everyday users. He views 2025 as a pivotal year for institutional adoption on the network. Silagadze emphasizes practical utilities like yield and self-custody over speculative activities.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak