Timur Kapadze akui kontak dengan PSSI untuk jadi pelatih Timnas Indonesia

Pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze, mengakui pernah dihubungi PSSI terkait posisi pelatih Timnas Indonesia. Meski ia menyebut kontak itu belum konkret, media Uzbekistan melaporkan negosiasi sudah memasuki tahap akhir. Kapadze sedang berada di Jakarta untuk kegiatan pariwisata dan klinik pelatihan.

Rumor penunjukan Timur Kapadze sebagai pelatih baru Timnas Indonesia semakin menguat setelah media Uzbekistan, UZ Daily, mengklaim negosiasi dengan PSSI telah memasuki tahap akhir. Kapadze, berusia 44 tahun dan mantan pelatih Timnas Uzbekistan yang membawa tim senior lolos ke Piala Dunia pertama kali serta Timnas U-23 ke Olimpiade Paris 2024, tiba di Jakarta baru-baru ini.

Pada Jumat, ia menunaikan salat di Masjid Istiqlal, yang memicu perhatian publik sepak bola Indonesia. Kapadze mengakui kontak dengan Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji. "Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi tidak konkret. Pertanyaannya itu apakah ada keinginan. Jadi, saya langsung mengatakan bahwa ada rencana kunjungan ke Indonesia. Setelah kunjungan, bisa dibahas," ungkapnya setelah salat.

Kapadze menekankan kunjungannya kali ini sebagai duta pariwisata Indonesia-Uzbekistan dan liburan ke Bali serta Lombok, bukan untuk wawancara resmi. Namun, Sumardji menyatakan PSSI memiliki lima kandidat pelatih, termasuk Kapadze sebagai salah satu yang kuat, dengan wawancara direncanakan dalam minggu-minggu mendatang. "Berkaitan dengan kelima pelatih ini, kami dan Alex serta Exco yang ditunjuk salah satunya saya diminta untuk wawancara dan akan kami lakukan mungkin dalam minggu-minggu depan. Dari lima nama itu pasti kami akan pilih yang sangat terbaik," kata Sumardji.

Pada Sabtu, 22 November 2025, Kapadze memimpin coaching clinic di lapangan sepak bola Mentari Intercultural School Jakarta, diselenggarakan EGI Sport. Ia memuji potensi pemain muda Indonesia yang memiliki gairah tinggi terhadap sepak bola. Managing Director EGI Sport, Rulit Candra, menyebut Kapadze sangat peduli dengan pembinaan usia dini. Pengamat sepak bola Effendi Gazali menilai Kapadze ideal untuk melatih Timnas U-17 mengingat rekam jejaknya.

Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia ditinggalkan Patrick Kluivert setelah kontraknya tidak diperpanjang PSSI.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak