Tokyo Disney Resort peringatkan pengunjung agar tidak menggunakan tur pribadi tidak resmi

Tokyo Disney Resort telah mengeluarkan peringatan mengenai tur pribadi yang ditawarkan oleh pemandu yang tidak berafiliasi dengan pihak taman bermain. Peringatan tersebut ditujukan pada situs reservasi yang ditemukan di media sosial dan mengingatkan pengunjung bahwa layanan semacam itu dilarang.

Peringatan tersebut muncul di situs resmi Tokyo Disney Resort. Pihak resor menyatakan bahwa pemandu wisata tidak resmi telah mengiklankan layanan untuk Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea.

Pernyataan tersebut berbunyi: “Harap waspada terhadap tur pribadi yang tidak berafiliasi dengan Tokyo Disney Resort. Telah dikonfirmasi di platform media sosial mengenai situs reservasi tur pribadi di mana pemandu wisata, yang tidak berafiliasi dengan Tokyo Disney Resort, menawarkan tur di Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea. Mohon untuk tidak memesan atau membeli dari sumber tersebut. Selain itu, Tokyo Disney Resort melarang segala bentuk kegiatan komersial yang tidak resmi.”

Pihak resor mengarahkan pengunjung untuk menggunakan Layanan Tur VIP resmi mereka sebagai gantinya. Batasan serupa terhadap kegiatan komersial pihak luar juga berlaku di taman bermain Disney di seluruh dunia.

Artikel Terkait

Walt Disney World belum mengumumkan kebijakan baru, namun para karyawan kini lebih sering mengingatkan pengunjung untuk menyimpan ponsel dan menghindari penggunaan lampu kilat saat berada di wahana. Perubahan ini berdampak pada semua pengunjung, namun paling terasa bagi para influencer yang sering merekam konten. Perhatian ekstra ini didorong oleh kekhawatiran mengenai keselamatan akibat perangkat yang terjatuh di wahana berkecepatan tinggi.

Dilaporkan oleh AI

Pihak Disney World mungkin akan menerapkan kembali aturan bus yang restriktif di Disney Springs selama akhir pekan Memorial Day yang sibuk. Kebijakan tersebut, yang membatasi tumpangan hanya bagi tamu yang memiliki reservasi hotel atau restoran, sempat diberlakukan secara singkat di sekitar periode Paskah. Aturan ini berpotensi kembali diterapkan di tengah perkiraan lonjakan pengunjung mulai 23 Mei.

A Chinese man has been arrested in Tokyo on suspicion of running an unlicensed taxi service by lending out urban hire vehicles to non-employees.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak