Tove melewati pertunjukan runway untuk koleksi musim gugur 2026

Merek fashion Inggris Tove telah merilis koleksi ready-to-wear musim gugur 2026 tanpa pertunjukan runway tradisional, fokus pada ekspansi bisnis. Direktur kreatif Holly Wright menekankan identitas Inggris merek tersebut dalam merancang lemari pakaian ringkas dan serbaguna. Potongan kunci menonjolkan pemberontakan halus dan keanehan.

Camille Perry dan Holly Wright, pendiri Tove, memilih untuk tidak mengadakan pertunjukan fashion musim ini demi memprioritaskan pertumbuhan di pasar AS dan Timur Tengah. Saat merencanakan ekspansi ini, Wright merenungkan apa yang membedakan Tove dari merek pakaian wanita minimalis lainnya. Dia fokus pada akar Inggris merek tersebut, merangkul keanehan budaya dan ketidaksempurnaan.  nn“Sebagai sebuah bangsa, saya pikir kita benar-benar merayakan perbedaan dan keunikan. Itu bagian besar dari siapa kita sebagai merek juga. Kami menemukan keindahan dalam kemandirian, keyakinan diri, dan pemberontakan halus,” kata Wright.  nnKoleksi yang dihasilkan menampilkan pilihan ketat dari item khas yang membentuk pakaian lengkap sambil menawarkan opsi penataan serbaguna untuk siang hingga malam. Potongan sehari-hari yang menonjol termasuk celana wol abu-abu terinspirasi pakaian pria dengan pita berpilin depan, yang bisa dipadukan dengan kemeja serupa. Detail pita berpilin juga muncul pada rok wol abu-abu, serta versi ungu tua dan turquoise dari viscose crepe. Sorotan lainnya adalah sweater kasmir punggung terbuka dan set rok wol merah yang diharapkan menjadi penjual terlaris.  nnUntuk kesempatan khusus, barisan termasuk gaun kolom tanpa bahu emas dengan tampilan draped seperti cairan. Selain itu, tiga desain sculptural—jaket, rok, dan gaun halter—dibuat dari pita satin merah potong tangan dan keriput, yang dibordir pada sutra hitam untuk kontras.  nnTove memperkenalkan tas tangan baru bernama Ada dalam koleksi ini, tersedia dalam kulit betis efek krok hitam, atau kulit nappa hitam dan cokelat. Bentuknya secara halus menggemakan tas yang terkait dengan Ratu Elizabeth II, memperkuat warisan Inggris merek tersebut.  nnKoleksi ini dirinci dalam ulasan Vogue yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.

Artikel Terkait

Runway models at Tom Ford's provocative Fall 2026 collection show in Paris, mixing sharp suits with seductive, American Psycho-inspired elements.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tom Ford presents fall 2026 ready-to-wear collection in Paris

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Tom Ford brand unveiled its Fall 2026 Ready-to-Wear collection during Paris Fashion Week, featuring sharp tailoring blended with elements of seduction and contrast. Designer Haider Ackermann highlighted motifs inspired by American Psycho, mixing pristine suits with hints of debauchery. The show emphasized dialogues between hard and soft materials, drawing attention for its diverse and provocative looks.

Vogue has published coverage of the Mossi fall 2026 ready-to-wear collection. The review features runway looks, beauty details, models, and expert analysis. This presentation forms part of the broader fall 2026 ready-to-wear fashion season.

Dilaporkan oleh AI

Designer Duro Olowu presented his fall 2026 ready-to-wear collection at the Sadie Coles gallery in London, emphasizing clean lines and black fabrics. The show drew from 1970s influences tied to his Jamaican heritage. Attendees praised the modern reinterpretations of vintage styles.

Miuccia Prada and Raf Simons presented their fall 2026 womenswear collection at Fondazione Prada in Milan, featuring 15 models who walked the runway four times each, progressively removing layers to reveal evolving outfits. The show emphasized the transformative nature of clothing amid constant change. Designers highlighted mutations from within garments, blending distress and luxury.

Dilaporkan oleh AI

Italian designer Niccolò Pasqualetti showcased his fall 2026 ready-to-wear collection in Paris, blending sculptural forms with everyday wardrobe staples. The show featured hybrid garments that twist and shift, incorporating jewelry elements and leather craftsmanship rooted in the designer's Tuscan heritage. Pasqualetti emphasized a fluid approach to clothing that challenges traditional boundaries.

Polo Ralph Lauren showcased its fall 2026 ready-to-wear collection in a hybrid presentation format at a Marais gallery space in Paris. The event drew inspiration from Ralph Lauren's 1970s New York era and featured layered, Western-influenced looks for men and women. Senior brand creative director Karen Brown Brody highlighted the collection's emphasis on personal style and heritage-modernity blends.

Dilaporkan oleh AI

Belgian designer Meryll Rogge unveiled her first collection as Marni's creative director during Milan Fashion Week on February 26, 2026. The show returned the brand to its foundational codes established by founder Consuelo Castiglioni, emphasizing wearability and subtle references to archival pieces. Industry reactions praised the modern reinterpretation of Marni's quirky, anti-glamour aesthetic.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak