TP-Link menggugat Netgear atas klaim keamanan yang menyesatkan

TP-Link telah mengajukan gugatan terhadap Netgear, menuduh perusahaan tersebut melakukan kampanye fitnah yang melibatkan pernyataan palsu tentang risiko keamanan nasional. Gugatan tersebut mengklaim Netgear menghubungkan TP-Link dengan serangan siber yang didukung negara, menggambarkannya sebagai ancaman bagi keamanan AS. Pertarungan hukum ini menyoroti ketegangan yang meningkat di pasar router.

Dalam langkah balasan berani di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor perangkat keras jaringan, TP-Link mengumumkan bahwa mereka menggugat Netgear karena diduga menyebarkan informasi menyesatkan. Keluhan tersebut berfokus pada klaim bahwa pernyataan Netgear secara salah menghubungkan TP-Link dengan kerentanan keamanan nasional dan ancaman siber yang disponsori negara, merusak reputasinya di pasar AS.

TP-Link menggambarkan tindakan tersebut sebagai kampanye fitnah yang disengaja untuk membuat produknya tampak sebagai risiko keamanan nasional. Eskalasi ini, yang dijuluki 'perang router', menggarisbawahi persaingan sengit antara kedua perusahaan, keduanya pemain utama di router konsumen dan perusahaan.

Gugatan tersebut dilaporkan pada 23 November 2025, menandakan pergeseran potensial dalam cara pesaing menangani kekhawatiran keamanan di perangkat keras teknologi. Meskipun detail pengajuan masih terbatas, respons TP-Link bertujuan untuk melawan apa yang dianggapnya sebagai tuduhan tanpa dasar yang dapat merusak operasi bisnisnya.

Tidak ada reaksi segera dari Netgear dalam laporan awal, tetapi kasus ini dapat menetapkan preseden untuk penanganan klaim kompetitif di industri router yang sensitif terhadap keamanan siber.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak