Pertempuran antara Amerika Serikat dan Iran kembali pecah minggu ini setelah Iran menembaki kapal-kapal di Selat Hormuz. Serangan tersebut memicu serangan baru AS terhadap kota-kota di Iran dan respons Iran yang menyasar pangkalan militer AS. Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata telah berakhir.
Nota kesepahaman yang ditandatangani beberapa minggu lalu bertujuan untuk memperpanjang gencatan senjata sebelumnya dan membuka kembali selat tersebut. Ketentuan yang tidak jelas di dalamnya membuat kedua pihak saling menuduh adanya pelanggaran. Iran menafsirkan teks tersebut sebagai penegasan atas kendalinya, sementara Angkatan Laut AS menggunakan rute yang lebih jauh dari pantai.
Trump menyatakan kemarin bahwa gencatan senjata sudah berakhir. Mohammad Bagher Ghalibaf, yang memimpin tim negosiasi Iran, mengatakan: “Memukul, dan kalian akan dipukul balik.” Trump juga menyebut perundingan lebih lanjut sebagai buang-buang waktu namun mengklaim Iran tetap menginginkan kesepakatan.
Israel mengancam akan melanjutkan serangan terhadap Iran dengan kekuatan yang lebih besar. Pertempuran ini terjadi saat harga minyak naik dan di tengah kekhawatiran akan eskalasi menjelang pemilihan paruh waktu AS.