Presiden Donald Trump secara singkat berpartisipasi dan menyemangati yel-yel ala 'tomahawk chop' dalam sebuah acara pada Rabu sore di Marietta, Georgia, setelah memanggil mantan manajer Atlanta Braves Brian Snitker dan eksekutif Braves Mike Plant ke atas panggung.
Presiden Donald Trump menyemangati yel-yel ala 'tomahawk chop' saat kampanye di Marietta, Georgia, pada Rabu sore, setelah mengundang mantan manajer Atlanta Braves Brian Snitker dan eksekutif Braves Mike Plant untuk bergabung dengannya di atas panggung. (dailywire.com)
Video yang diterbitkan oleh The Daily Wire menunjukkan Trump menanggapi yel-yel penonton dengan meminta mereka untuk melanjutkannya meskipun ada keberatan yang ia sebut dilontarkan oleh pihak lain mengenai gerakan tersebut. (dailywire.com)
The Atlanta Journal-Constitution, yang juga melaporkan momen tersebut, menyatakan bahwa Trump melakukan gerakan 'tomahawk chop' saat Plant dan Snitker muncul di panggung. (ajc.com)
Gerakan 'tomahawk chop' telah lama dikaitkan dengan basis penggemar Braves dan juga menuai kritik dari beberapa aktivis penduduk asli Amerika serta pihak lain yang berpendapat bahwa gerakan tersebut mempromosikan stereotip dan tidak sensitif secara budaya. (en.wikipedia.org)
Catatan mengenai bagaimana yel-yel dan gerakan tersebut menyebar di Atlanta umumnya melacak adopsinya hingga musim 1991 tim Braves dan mengaitkannya dengan tradisi di Florida State University, di mana "war chant" serupa menjadi populer pada tahun 1980-an. Beberapa catatan sejarah menyebut kehadiran mantan atlet Florida State, Deion Sanders, di tim Braves tahun 1991 dan musik di dalam stadion sebagai faktor yang mempopulerkannya. (sabr.org)
Peran Plant dalam organisasi Braves terkait dengan divisi real estat dan pengembangannya; Braves mencantumkannya sebagai Presiden dan CEO dari Braves Development Company. (mlb.com)