TUXEDO meluncurkan laptop Linux InfinityBook Max 16 Gen10

Pemasok perangkat keras Linux TUXEDO Computers telah meluncurkan generasi ke-10 laptop InfinityBook Max 16, dengan layar OLED baru dan komponen yang ditingkatkan. Perangkat ini menargetkan pengguna yang mencari komputasi Linux berkinerja tinggi dengan opsi grafis NVIDIA yang kuat. Pra-pemesanan kini tersedia mulai dari 1.899 euro.

TUXEDO Computers mengumumkan InfinityBook Max 16 Gen10 pada 7 Januari 2026, menandai iterasi terbaru dari seri laptop bertenaga Linux yang populer. Model 16 inci ini memperkenalkan layar OLED dengan resolusi 2560×1600 piksel, kecerahan 500 nits, gamut warna 100% DCI-P3, dan refresh rate hingga 300Hz, ideal untuk gaming dan pembuatan konten. Di intinya, laptop ini dilengkapi prosesor Intel Core Ultra 9 275HX dengan 24 core, 24 thread, cache 76 MB, dan kecepatan clock 5,4 GHz. Opsi grafis mencakup NVIDIA GeForce RTX 5060 atau RTX 5070 yang lebih cepat dengan performa sekitar 15% lebih baik. Konfigurasi memori mencapai hingga 96 GB DDR5 5600MHz RAM, sementara penyimpanan bisa hingga 16 TB melalui SSD NVMe PCIe 4.0. Satu sumber menyebut hingga 128 GB RAM, tapi detail utama mengonfirmasi maksimal 96 GB. Daya tahan baterai mencapai hingga 8 jam untuk browsing web via Wi-Fi dengan kecerahan rendah dan grafis NVIDIA dinonaktifkan, didukung baterai lithium polymer 99 Wh. Opsi input mencakup keyboard rubberdome dengan penyesuaian warna dan clickpad presisi kaca, serta webcam 1080p, keamanan TPM 2.0, dan dukungan Kensington Lock. Konektivitas kuat dengan Intel Wi-Fi 7 BE200 mendukung band 2,4, 5, dan 6 GHz, Bluetooth 5.4, Thunderbolt 4 (40 Gbit/s dengan DisplayPort 2.1), USB-C 3.2 Gen2 (10 Gbit/s dengan DisplayPort 1.4a), tiga port USB-A 3.2 Gen1 (5 Gbit/s), mini DisplayPort 2.1, HDMI 2.1 dengan HDCP 2.3, LAN 2,5 Gigabit, jack audio 3,5 mm, dan pembaca kartu SD. Laptop ini dikirim dengan TUXEDO OS berbasis KDE Plasma terbaru atau Ubuntu 24.04 LTS. Harga dasar mulai dari 1.899 euro (sekitar 1.865 USD sebelum pajak) untuk konfigurasi dengan RTX 5060, 16 GB RAM, dan 1 TB SSD. Pra-pemesanan terbuka melalui toko online TUXEDO, menekankan kompatibilitas Linux dan kustomisasi untuk profesional dan gamer.

Artikel Terkait

Realistic depiction of Tuxedo Computers engineers halting Snapdragon X Elite Linux laptop project amid technical setbacks.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tuxedo Computers hentikan proyek laptop Linux Snapdragon X Elite

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pembuat PC Linux asal Jerman Tuxedo Computers telah menunda pengembangan notebook ARM yang direncanakan berdasarkan chip Snapdragon X Elite milik Qualcomm. Keputusan ini menyusul delapan belas bulan kerja yang terhambat oleh keterbatasan teknis dalam dukungan Linux. Perusahaan tersebut menyebut prosesor tersebut kurang cocok untuk Linux daripada yang diharapkan.

Tuxedo telah memperkenalkan InfinityBook Max 16, sebuah laptop bisnis Linux ringan yang dirancang untuk tugas-tugas berat. Perangkat baru ini menawarkan performa setara desktop dalam faktor bentuk ramping yang cocok untuk pekerjaan profesional dan gaming. Mendukung hingga 128GB memori DDR5 untuk menangani beban kerja berat.

Dilaporkan oleh AI

InfinityBook Pro 14 dari Tuxedo Computers menonjol sebagai laptop berbasis Linux yang dipuji karena daya dan portabilitasnya. Tersedia sekarang mulai dari $1.223, ia menangani aplikasi esensial secara efektif. Pengulas mencatat desainnya yang sederhana memerlukan penyesuaian untuk umur baterai optimal.

Lenovo mengumumkan pembaruan untuk laptop ThinkPad yang berfokus pada bisnis dan perangkat terkait di Mobile World Congress di Barcelona. Model seri T yang diperbarui menampilkan kamera, prosesor, dan skor kemudahan perbaikan yang lebih baik. Beberapa produk baru dan yang diperbarui, termasuk tablet lepasan dan tablet Android, dijadwalkan meluncur akhir tahun ini.

Dilaporkan oleh AI

Pembuat PC Linux Tuxedo Computers telah menghentikan pengembangan laptop bertenaga Snapdragon X1 Elite setelah lebih dari 18 bulan bekerja. Perusahaan menyatakan bahwa chip generasi pertama terbukti kurang cocok untuk Linux daripada yang diharapkan. Keputusan ini juga mempertimbangkan peluncuran mendatang Snapdragon X2 Elite.

Nex Computer telah mengumumkan NexPhone, smartphone kelas menengah yang mampu menjalankan Android 16, Debian Linux, dan Windows 11 pada Arm. Dibanderol $549, perangkat ini bertujuan menjadi solusi komputasi serbaguna dalam bentuk saku. Pengiriman diharapkan dimulai pada kuartal ketiga 2026.

Dilaporkan oleh AI

Ulasan akhir tahun laptop Qualcomm Snapdragon X Elite di Linux mengungkap kemunduran performa yang signifikan, membuat alternatif seperti AMD Ryzen AI dan Intel Core Ultra lebih menarik bagi pengguna. Pengujian di Ubuntu 25.10 dengan kernel terbaru menunjukkan regresi, termasuk shutdown termal yang sering. Meskipun dukungan terus membaik, pengalaman saat ini kurang memuaskan ekspektasi.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak