Amerika Serikat telah menerbitkan surat perintah penyitaan yang menargetkan infrastruktur internet satelit Starlink yang terkait dengan kompleks penipuan di Myanmar. Tindakan ini merupakan bagian dari inisiatif antarlembaga baru yang bertujuan untuk memerangi operasi semacam itu. Inisiatif tersebut, yang dikenal sebagai District of Columbia Scam Center Strike Force, diumumkan minggu ini.
Dalam langkah untuk mengganggu aktivitas penipuan internasional, otoritas AS memperoleh surat perintah penyitaan terhadap Starlink minggu ini. Surat perintah tersebut berfokus pada peralatan internet satelit yang digunakan untuk mendukung kompleks penipuan yang terletak di Myanmar. Kompleks semacam itu terkenal karena menjalankan operasi penipuan yang menargetkan korban secara global, sering kali melibatkan skema yang didukung teknologi.
Tindakan penegakan ini terintegrasi ke dalam upaya penegakan hukum AS yang lebih luas. District of Columbia Scam Center Strike Force yang baru diumumkan mewakili kolaborasi antarlembaga yang dirancang untuk menangani pusat penipuan secara efektif. Dengan menargetkan tulang punggung teknologi seperti layanan satelit Starlink, otoritas bertujuan untuk memutus konektivitas yang memungkinkan aktivitas ilegal ini.
Peluncuran inisiatif tersebut menekankan kekhawatiran yang semakin besar mengenai peran infrastruktur internet canggih dalam memfasilitasi kejahatan lintas batas. Meskipun detail tentang kompleks penipuan spesifik tetap terbatas, surat perintah tersebut menyoroti komitmen AS terhadap kerjasama internasional melawan ancaman semacam itu.