Vancouver pasang kamera pengawas sementara untuk Piala Dunia 2026

Vancouver bersiap untuk Piala Dunia FIFA 2026 dengan memasang sekitar 200 kamera pengawas sementara di area kunci, mengutip kebutuhan keselamatan publik di tengah kerumunan pengunjung yang diharapkan mencapai 350.000 orang. Pejabat kota menekankan kepatuhan terhadap undang-undang privasi, tetapi para ahli menyuarakan kekhawatiran atas pembagian data dengan entitas internasional seperti FIFA. Langkah-langkah ini disertai peraturan baru yang membatasi aktivitas publik di dekat lokasi acara.

Saat Vancouver bersiap menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 2026, kota tersebut mulai memasang sekitar 200 kamera pengawas sementara di area yang mendukung aktivitas turnamen, termasuk stadion B.C. Place, FIFA Fan Festival di Pacific National Exhibition (PNE), dan lokasi latihan. Pemasangan ini memenuhi persyaratan FIFA dan bertujuan meningkatkan keselamatan publik selama acara, yang diharapkan menarik sekitar 350.000 pengunjung ke B.C. Place musim panas mendatang.

Papan peringatan biru tentang pengawasan sementara muncul di dekat stadion, memicu pertanyaan publik tentang penggunaan dan akses. Vancouver Host Committee menyatakan bahwa kamera sedang dalam fase pengujian, dengan gambar yang terekam kabur untuk melindungi privasi hingga turnamen dimulai. Setelah beroperasi, rekaman akan dibatasi pada personel berwenang sesuai kebijakan CCTV kota dan undang-undang privasi provinsi, ditransmisikan melalui infrastruktur Kanada yang aman, dan disimpan secara lokal. Akan dibagikan hanya jika diperlukan dengan FIFA dan kontraktor keamanan, dan semua kamera akan dibongkar setelah acara.

Para pembela privasi, bagaimanapun, menyatakan kekhawatiran atas potensi aliran data melampaui perbatasan Kanada. Aislin Jackson, penasihat kebijakan di B.C. Civil Liberties Association, menyoroti risiko: "FIFA bukan badan publik Kanada. Kontraktor keamanan mungkin atau mungkin tidak berbasis di Kanada." Ia memperingatkan tentang informasi biometrik sensitif dalam rekaman, terutama di tengah kemajuan AI generatif, dan perlindungan privasi yang lebih lemah di yurisdiksi lain.

Kamera-kamera ini datang bersamaan dengan peraturan sementara, yang disetujui oleh dewan kota Vancouver pada November, yang memberlakukan pembatasan pada pedagang kaki lima, hiburan, dan iklan dalam radius dua kilometer dari B.C. Place dan 100 meter dari FIFA Fan Festival PNE. Berlaku selama sembilan minggu mulai 13 Mei 2026, pelanggaran dikenai denda hingga 1.000 dolar. Peraturan ini mendukung perlindungan merek global FIFA berdasarkan Perjanjian Kota Tuan Rumah.

Kristen Thomasen, dosen di University of Windsor, mencatat bahwa pengawasan semacam itu dapat mengubah perilaku publik: "Orang-orang diharapkan berperilaku sesuai penunjukan FIFA." Hal ini mirip dengan ekspansi masa lalu, seperti hampir 1.000 kamera untuk Olimpiade Musim Dingin Vancouver 2010, meskipun 90 unit kota dari era itu kini tidak berfungsi. Para pembela khawatir akan "penyebaran pengawasan", di mana alat sementara bertahan, tetapi pejabat menjamin penghapusan penuh setelah Piala Dunia.

Artikel Terkait

Vibrant scene of Dallas' planned 39-day FIFA World Cup Fan Festival at Fair Park, with cheering crowds, giant screens, food stalls, and entertainment.
Gambar dihasilkan oleh AI

Dallas unveils plans for 39-day FIFA World Cup fan festival

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Organizers in Dallas have detailed plans for a massive FIFA Fan Festival at Fair Park, transforming the site into a hub for soccer fans during the 2026 World Cup. The free event will span 39 days, accommodating up to 35,000 attendees daily with live broadcasts, entertainment, and local food. Officials emphasize security and community benefits as preparations intensify with less than 95 days until kickoff.

As the 2026 FIFA World Cup approaches, the United States and Mexico face significant hurdles in attracting international tourists due to visa delays, geopolitical tensions, and security concerns. While initial projections promised a $30 billion economic boost, recent data shows declining inbound travel and scaled-back events. Mexican authorities are deploying extensive security measures to reassure visitors for the co-hosted tournament.

Dilaporkan oleh AI

Town officials in Foxborough, Massachusetts, are refusing to grant an entertainment license for Gillette Stadium to host seven FIFA World Cup 2026 matches until $7.8 million in public safety costs are secured. The delay stems from uncertainties over federal funding and responsibilities among FIFA, the local host committee, and stadium owners. This issue highlights broader financial and logistical challenges facing US host cities for the tournament.

Mexican officials, led by Security Minister Omar García Harfuch, met FIFA representatives on March 4, 2026, to review security protocols for the 2026 World Cup amid recent violence concerns. The government denied FIFA hotel cancellations, attributing changes to routine procedures, as preparations advance for 13 matches and up to 5 million visitors.

Dilaporkan oleh AI

The US Embassy in Accra has urged Ghanaians traveling for the 2026 FIFA World Cup to adhere strictly to visa terms. Meanwhile, FIFA is monitoring security unrest in Mexico, a co-host nation. These developments highlight ongoing preparations for the tournament across North America.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak