Demokrat Virginia sedang mempertimbangkan apakah akan mengejar redistricting yang, menurut laporan NPR, dapat membantu menangkal upaya Republik yang selaras dengan mantan Presiden Trump. Namun langkah tersebut dapat menguji citra bipartisan gubernur terpilih dan menimbulkan penolakan kuat dari Partai Republik.
Setelah pemilu baru-baru ini, Virginia muncul sebagai titik panas potensial dalam pertarungan nasional atas peta politik.
Pelaporan oleh NPR, yang disiarkan oleh beberapa stasiun radio publik, menyatakan bahwa jika Demokrat Virginia melanjutkan rencana redistricting baru, perubahan tersebut "akan sangat membantu menangkal GOP dan Presiden Trump." Prospek redrawing yang dipimpin Demokrat telah mendorong negara bagian itu ke dalam perjuangan yang lebih luas tentang bagaimana distrik kongres dan legislatif digambar.
Pada saat yang sama, keputusan tersebut membawa risiko politik bagi gubernur yang akan datang, yang menekankan keinginan untuk kerjasama bipartisan. NPR mencatat bahwa redistricting partisan agresif apa pun oleh Demokrat dapat merusak citra bipartisan tersebut dan kemungkinan besar akan memprovokasi Republik, yang sudah memandang langkah tersebut sebagai kelebihan partisan.
Debat di Virginia datang saat redistricting tetap menjadi salah satu isu paling kontroversial dalam politik Amerika, dengan implikasi signifikan bagi keseimbangan kekuasaan di Kongres dan legislatif negara bagian. Bagaimana Virginia akhirnya melangkah dapat membentuk tidak hanya lanskap politiknya sendiri tetapi juga upaya untuk menangkal keuntungan Republik di peta pemilu di tempat lain.