Warp membuka kode sumber terminal berbasis AI di GitHub

Warp telah merilis kode sumber untuk klien terminalnya di GitHub di bawah lisensi ganda MIT dan AGPLv3. Perusahaan ini mengalihkan model pengembangannya untuk menekankan pengawasan manusia terhadap fitur dan tinjauan, dengan agen AI menangani implementasi kode. CEO Zach Lloyd mengumumkan langkah ini untuk mendorong kontribusi komunitas melalui alur kerja agen tersebut.

Warp, terminal modern yang dibangun dengan Rust untuk Linux, Windows, dan macOS, meluncurkan basis kodenya secara publik pada hari Selasa. Repositori di github.com/warpdotdev/warp menampilkan antarmuka perintah berbasis blok dan dukungan bawaan untuk agen pengodean AI seperti Claude Code, Codex, dan Gemini CLI. OpenAI bertindak sebagai sponsor pendiri, dengan alur kerja kontribusi yang utamanya didukung oleh model GPT, meskipun model lain juga disambut baik menggunakan platform Oz milik Warp. Oz, sistem orkestrasi agen berbasis cloud milik Warp yang diumumkan awal tahun ini, memungkinkan eksekusi paralel agen pengodean dengan visibilitas dan kontrol penuh. Pengembang Warp menyatakan bahwa hambatan manusia kini terletak pada keputusan fitur dan verifikasi, bukan pada pengodean itu sendiri. Kontributor didorong untuk fokus pada ide, spesifikasi, dan tinjauan, dengan keyakinan pada kode yang dihasilkan Oz yang dipandu oleh aturan internal. Bersamaan dengan rilis ini, Warp memperluas dukungan untuk model sumber terbuka termasuk Kimi, MiniMax, dan Qwen. Opsi perutean 'auto (open)' yang baru akan memilih model terbuka yang optimal untuk setiap tugas, dan sebuah file pengaturan membantu portabilitas di berbagai perangkat. Zach Lloyd, CEO Warp, menyoroti transisi ini sebagai langkah menuju pembangunan kolaboratif bersama komunitas.

Artikel Terkait

Dramatic illustration of Anthropic imposing a paywall on Claude AI, blocking third-party agents from overloaded servers.
Gambar dihasilkan oleh AI

Anthropic ends unlimited Claude access via third-party agents, requires extra payments for heavy use

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Anthropic has restricted unlimited access to its Claude AI models through third-party agents like OpenClaw, requiring heavy users to pay extra via API keys or usage bundles starting April 4, 2026. The policy shift, announced over the weekend, addresses severe system strain from high-volume agent tools previously covered under $20 monthly subscriptions.

Warp has rolled out an update to its Oz platform that lets teams run Claude Code and Codex alongside the company's own agent from a single dashboard. The changes include automatic coordination of multiple agents and new self-hosting options.

Dilaporkan oleh AI

Two months after launching its Codex macOS app, OpenAI has released a major update introducing background computer use, an in-app browser, and over 90 new plugins. The enhancements build toward a 'super app' foundation, with engineering lead Thibault Sottiaux calling it the first open phase of that evolution.

The Linux Foundation has launched a new initiative using Anthropic's Claude Mythos preview for defensive cybersecurity in open source software. Partners include AWS, Apple, Broadcom, Cisco, CrowdStrike, Google, JPMorgan, Microsoft, NVIDIA, and Palo Alto Networks. The effort aims to secure critical software amid the rise of AI for open source maintainers.

Dilaporkan oleh AI

Ratty, a GPU-rendered terminal emulator written in Rust, has introduced unusual 3D features to the command line. The tool uses the Bevy game engine to display a spinning rat as the default cursor and supports interactive 3D modes.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak