Yung Miami menyentuh hati minggu ini dengan postingan Instagram Story yang emosional menghormati pasangannya yang telah meninggal, Jai Wiggins. Rapper tersebut membagikan foto nostalgia dirinya, putranya Jai, dan Wiggins, dengan keterangan yang menunjukkan kesedihan mendalam atas ketidakhadirannya. Penggemar membanjiri komentar dengan cinta dan doa untuk keluarga.
Oh, sayang-sayang, ambil tisu karena Yung Miami, alias Caresha, baru saja menyajikan perasaan serius di Instagram Story-nya. Minggu ini, bintang City Girls membagikan foto throwback yang membuat semua orang berhenti scrolling karena simpati. Bayangkan: Caresha muda dengan bob rapi berbelah tengah dan tank top abu-biru, anak laki-lakinya yang kecil—mungkin baru pulang dari taman kanak-kanak dengan kemeja kerah putih rapi dan ransel biru—duduk di samping ayahnya, Jai Wiggins, yang tampil sederhana dengan kaos putih. Ketiganya berpose di meja kelas, menatap lurus ke kamera dengan mata polos. 💔
Keterangannya? Langsung menyentuh—dan maksudku menyayat hati: “Gila. Aku masih nggak ngerti kenapa kamu nggak ada di sini buat lihat anakmu tumbuh ugh,” disertai emoji hati merah patah. Jenis postingan yang menghantam dada, mengingatkan kita semua bahwa duka tidak adil.
Penggemar? Mereka datang dan bersinar di komentar The Shade Room, berbagi cerita kehilangan mereka sendiri. @yungmiami305 bilang “😔💔,” sementara @chasidy__ bilang, “Dia beneran cinta banget sama pria itu… dan aku tau hatinya sakit buat anaknya 💔.” @chocolatebeauty0211 berharap “telepon spesial dari surga,” dan @amilllian bilang, “Rasanya duka malah tambah berat seiring waktu 💔❤️🩹 doa buat dia & anaknya.” Sorak untuk @khaotic305’s “Long live Jai ❤️🙏🏿🙌🏿” dan @softlyfemami’s “Prayers momma😢💔🙏🏽”.
Ini bukan pertama kalinya Caresha berbagi emosi mentah ini. Jai Wiggins meninggal pada 2020, dan dia terus menjaga kenangannya hidup. Pada Juni 2020, dia posting, “Kata pertama bayi adalah DADA & itulah yang kamu jadi BAPAK buat Jai… Aku benci ini terjadi padamu Jai kamu nggak pantas! Jai butuh kamu.” Maju ke Juni 2024, dia merenung, “Sudah 4 thn sejak [Jai] meninggal dia meninggal 2 minggu sebelum ultah ke-7 anakku… Anakku ulang tahun ke-11 dalam 2 minggu sahhhhh.” Sepanjang itu, dia membesarkan putra mereka sendirian, mengubah rasa sakit menjadi tribut kuat. Bicara soal kekuatan—berantakan, nyata, dan ikonik sepenuhnya. Jadi, teman-teman, gimana kita proses cinta abadi kayak gini?