Penelitian AI
Para peneliti di IMT School for Advanced Studies Lucca menemukan bahwa mimpi disusun berdasarkan sifat individu dan peristiwa dunia nyata, bukan terjadi secara acak. Dengan menganalisis lebih dari 3.700 laporan mimpi dari 287 partisipan, tim tersebut menggunakan alat kecerdasan buatan (AI) untuk mengungkapkan bagaimana otak mengubah pengalaman sehari-hari menjadi skenario imajinatif. Studi ini menyoroti pengaruh seperti kecenderungan melamun dan pandemi COVID-19 terhadap isi mimpi.