Tabrak Lari
Seorang perempuan berusia 18 tahun asal Wisconsin mengaku bersalah minggu lalu atas kasus tabrak lari yang menyebabkan kematian setelah mengakui bahwa ia menabrak dan menewaskan seorang pelari maraton saat mengemudi dalam keadaan mabuk. Pengakuan tersebut disampaikan beberapa bulan setelah ia mengakui tiga dakwaan pembunuhan dalam kasus yang sama.