Fisika Kuantum
MIT membangun mikroskop terahertz untuk mengamati gerakan kuantum dalam superkonduktor
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Fisikawan di MIT telah mengembangkan mikroskop baru yang menggunakan cahaya terahertz untuk secara langsung mengamati getaran kuantum yang tersembunyi di dalam bahan superkonduktor untuk pertama kalinya. Perangkat ini memampatkan cahaya terahertz untuk mengatasi keterbatasan panjang gelombangnya, sehingga dapat mengungkap aliran elektron tanpa gesekan di dalam BSCCO. Terobosan ini dapat memajukan pemahaman tentang superkonduktivitas dan komunikasi berbasis terahertz.
Para ilmuwan di California Polytechnic State University telah menemukan bentuk materi kuantum baru dengan memvariasikan medan magnet dari waktu ke waktu. Terobosan yang dirinci dalam Physical Review B ini menunjukkan bahwa kendali yang bergantung pada waktu dapat menghasilkan status kuantum stabil yang tidak memiliki padanan statis. Hal ini dapat memajukan komputasi kuantum dengan membuat sistem lebih tahan terhadap kesalahan.
Dilaporkan oleh AI
Para peneliti di University of Oxford telah berhasil mendemonstrasikan quadsqueezing untuk pertama kalinya, yaitu efek kuantum orde keempat, dengan menggunakan satu ion yang terperangkap. Terobosan yang diterbitkan pada 1 Mei di Nature Physics ini memperkenalkan metode baru untuk merekayasa interaksi kuantum yang kompleks. Kemajuan ini dapat meningkatkan simulasi, penginderaan, dan komputasi kuantum.
Fisikawan di Universitas Wina telah melakukan eksperimen yang menunjukkan superposisi urutan temporal yang berbeda dalam peristiwa kuantum, menggunakan foton terjerat dan ekuivalen ketidaksetaraan Bell. Hasilnya menyimpang secara signifikan dari ekspektasi klasik, menunjukkan bahwa urutan kausal tak tentu adalah fitur dasar kuantum. Namun, beberapa celah eksperimental masih terbuka.
Dilaporkan oleh AI
Para fisikawan di New York University telah mengembangkan jenis kristal waktu baru menggunakan gelombang suara untuk menangguhkan manik-manik styrofoam kecil, yang menghasilkan interaksi non-resiprokal yang menentang hukum gerak ketiga Newton. Sistem yang ringkas dan terlihat ini berosilasi dalam ritme yang stabil dan telah dijelaskan secara rinci dalam Physical Review Letters. Para peneliti menyarankan potensi penerapan dalam komputasi kuantum serta wawasan tentang ritme biologis.
Para ilmuwan di Australia telah mengembangkan simulator kuantum terbesar hingga saat ini, menggunakan 15.000 qubit untuk memodelkan material kuantum eksotis. Perangkat ini, yang dikenal sebagai Quantum Twins, dapat membantu mengoptimalkan superkonduktor dan zat canggih lainnya. Dibangun dengan menanamkan atom fosfor ke dalam chip silikon, perangkat ini menawarkan kontrol tak tertandingi atas sifat elektron.
Dilaporkan oleh AI
Sebuah tim internasional telah memulai eksperimen MACE untuk mendeteksi transformasi langka muonium menjadi pasangannya antimateri, antimuonium. Proses ini, jika diamati, akan menantang Model Standar fisika partikel dengan melanggar konservasi rasa lepton. Proyek ini bertujuan untuk sangat meningkatkan pencarian sebelumnya yang dilakukan lebih dari dua dekade lalu.
Para ilmuwan melakukan teleportasi status foton sejauh 270 meter
28 April 2026 14.34Ilmuwan amati perilaku menyerupai gelombang pada positronium untuk pertama kalinya
26 April 2026 00.40Fisikawan amati bukti nukleus mesik η′ eksotis
22 April 2026 09.51Material misterius ungkap wujud materi baru di luar cairan spin kuantum
14 April 2026 21.14Sistem kuantum menunjukkan memori tergantung pada perspektif, temuan ilmuwan
08 Maret 2026 23.11Fisikawan menemukan pulau inversi di inti molibdenum seimbang
07 Maret 2026 07.02Fisikawan mengonfirmasi pusaran magnetik yang diprediksi dalam material setipis atom
16 Februari 2026 15.09Eksperimen kuantum membalik aliran panas pada qubit
10 Februari 2026 10.02Kristal waktu bisa memungkinkan jam kuantum yang lebih akurat
08 Februari 2026 04.15Fisikawan menyelesaikan misteri kuantum tentang perilaku partikel berat