Saturnus
Analisis baru data pesawat ruang angkasa Cassini mengungkapkan bahwa partikel dari cincin Saturnus membentang ratusan ribu kilometer di atas dan di bawah planet, membentuk donat berdebu raksasa. Para ilmuwan menyarankan bahwa tabrakan mikrometeorit menguapkan material cincin, mendorongnya ke ketinggian tersebut. Penemuan ini menantang pandangan sebelumnya tentang cincin sebagai cakram tipis belaka.
Dilaporkan oleh AI
Simulasi baru menggunakan superkomputer menunjukkan bahwa Enceladus, bulan Saturnus, kehilangan 20 hingga 40 persen lebih sedikit massa dari pluma esnya daripada yang diperkirakan sebelumnya. Peneliti di University of Texas di Austin menganalisis data dari misi Cassini NASA untuk memodelkan perilaku pluma. Temuan ini dapat memberi informasi bagi misi masa depan yang menyelidiki samudra subpermukaan bulan untuk tanda-tanda kehidupan.