Tim nasional Spanyol

Ikuti
News illustration of aggressive fans chanting in Cornellà stadium sectors during Spain-Egypt match, Lamine Yamal condemning from pitch, police probing.
Gambar dihasilkan oleh AI

Fan group bought 1,900 tickets in sectors of islamophobic chants in Cornellà

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The 'Barcelona con la selección' fan group bought nearly 1,900 discounted tickets in the sectors where islamophobic chants began during the Spain-Egypt friendly in Cornellà. Lamine Yamal, a Muslim player on the national team, condemned the insults as 'intolerable' and racist. Police authorities have opened investigations to identify those responsible.

Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, bergabung dengan pemain Muslim berusia 18 tahun, Lamine Yamal, dalam mengutuk nyanyian islamofobia oleh sejumlah pendukung saat Spanyol bermain imbang 0-0 melawan Mesir di Stadion RCDE, menyebut perilaku tersebut tidak dapat ditoleransi. Hal ini menyusul terungkapnya fakta bahwa kelompok suporter 'Barcelona con la selección' membeli hampir 1.900 tiket di sektor tempat nyanyian tersebut berasal, yang memicu penyelidikan kepolisian atas dugaan kejahatan kebencian.

Dilaporkan oleh AI

Tim nasional Spanyol bermain imbang 0-0 melawan Mesir dalam laga persahabatan di Stadion RCDE di Cornellá, yang membuat mereka kehilangan posisi teratas peringkat FIFA. Pertandingan tersebut, yang menjadi uji coba terakhir sebelum pengumuman skuad Piala Dunia 2026, menampilkan debut Joan García dan permainan babak kedua yang lebih baik setelah pergantian pemain, namun diwarnai oleh nyanyian xenofobia seperti 'musulmán el que no bote' (siapa yang tidak melompat adalah seorang Muslim). Pelatih Luis de la Fuente dan RFEF mengutuk insiden tersebut.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak