Pasar Saham

Ikuti
Photorealistic view of Seoul stock exchange traders celebrating record highs amid US-Iran peace hopes and chipmaker gains.
Gambar dihasilkan oleh AI

Seoul shares open at fresh high on us-iran peace hopes

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

South Korean stocks opened at a fresh record high on Thursday, driven by hopes for a US-Iran peace deal and continued gains in chipmakers.

Pasar saham India mengalami penurunan signifikan pada hari Jumat. Penurunan ini didorong oleh ketegangan geopolitik antara AS dan Iran serta melemahnya nilai tukar rupee.

Dilaporkan oleh AI

Empat belas saham dari indeks BSE 500 mencatatkan kenaikan pada setiap sesi perdagangan selama lima hari yang berakhir pada 8 Mei, memberikan imbal hasil kumulatif hingga 25 persen. Indeks Sensex naik 0,54 persen atau 415 poin hingga ditutup pada level 77.328 selama periode tersebut.

Riot Platforms' shares jumped about 8% on Friday after Advanced Micro Devices doubled its capacity at the company's Rockdale, Texas data center. The expansion highlights Riot's pivot from bitcoin mining to AI infrastructure. The deal is expected to generate roughly $636 million over 10 years.

Dilaporkan oleh AI

Bursa saham utama India, NSE dan BSE, tidak beroperasi untuk perdagangan hari ini, 1 Mei 2026, dikarenakan libur Hari Maharashtra. NCDEX juga tutup, sementara MCX berencana untuk melanjutkan perdagangan pada sesi malam.

Japan's Nikkei share average briefly topped 60,000 on Thursday before profit-taking reversed the gains, closing 0.75% lower at 59,140.23 after hitting a record high of 60,013.98. Geopolitical uncertainties in the Middle East weighed on sentiment amid rising oil prices. U.S. President Donald Trump's announcement extending the ceasefire with Iran supported early rises, though Iranian officials rejected any agreement.

Dilaporkan oleh AI

JPMorgan telah menurunkan peringkat saham India dari overweight menjadi netral. Bank tersebut memperingatkan bahwa indeks Nifty dapat jatuh ke level 20.500 dalam skenario bearish, yang menyiratkan potensi penurunan 15% dari level saat ini. Risiko jangka pendek meliputi valuasi yang tinggi serta ketidakpastian akibat perang Iran dan gangguan energi.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak