WMO
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah menambahkan ketidakseimbangan energi Bumi sebagai indikator utama baru dalam laporan iklim terbarunya, yang menyoroti bagaimana lautan menyerap sebagian besar panas berlebih. Ukuran ini menegaskan tren pemanasan yang sedang berlangsung meskipun terjadi fluktuasi suhu tahunan. Laporan tersebut memperingatkan adanya dampak pada sistem pangan akibat pemanasan laut dan kenaikan permukaan air laut.
Dilaporkan oleh AI
The World Meteorological Organization reports a 55 percent chance of a weak La Niña influencing weather and climate patterns over the next three months. Despite its temporary cooling effect on global temperatures, many regions are still expected to experience above-normal warmth. This assessment stems from borderline conditions observed in mid-November 2025.