Brad Arnold, vokalis utama dan pendiri 3 Doors Down, meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah berjuang melawan kanker. Band tersebut membagikan kabar menyedihkan di media sosial, menyatakan bahwa ia meninggal dengan damai dikelilingi orang-orang terkasih. Warisannya mencakup hit abadi yang menyatukan penggemar di seluruh dunia.
Oh, dunia rock baru saja kehilangan kekuatan besar. Brad Arnold -- suara di balik anthem terbesar 3 Doors Down -- meninggal pagi Sabtu dini hari pada usia 47 tahun, setelah perjuangan keras melawan karsinoma renal sel bening stadium 4 yang menyebar ke paru-parunya. Didiagnosis pada Mei, ia menghadapinya dengan ketangguhan yang sama yang mendorong karier musiknya. Band tersebut mengumumkan berita itu melalui Instagram, menggambarkan pria yang lagu-lagunya melampaui tangga lagu. «Musiknya bergema jauh melampaui panggung, menciptakan momen koneksi, kegembiraan, iman, dan pengalaman bersama yang akan hidup lama setelah panggung tempat ia tampil,» tulis mereka. Arnold bukan hanya penyanyi; ia pria keluarga sejati, dan orang-orang terkasihnya meminta privasi saat ini. 💔 Mundur ke 1996: Arnold mendirikan 3 Doors Down di Escatawpa, Mississippi, bernyanyi dan memukul drum sebagai anggota tertua. Debut mereka, «The Better Life,» meraih platinum tujuh kali, melahirkan «Kryptonite» ikonik -- yang ia coret selama kelas matematika SMA yang membosankan. Album lanjutan mempertahankan rekor platinum, menjadikan band itu staple radio. Tragisnya, ia anggota pendiri kedua yang hilang; gitaris Matt Roberts overdosis pil resep pada 2016. Kami terakhir bicara dengan Brad yang ceria pada 2017, segar setelah main di pelantikan Donald Trump (ia bersikeras bukan politik -- hanya gig). Dari pemimpi SMA ke legenda rock, suara Arnold akan bergema selamanya. Tapi sial, rock 'n' roll, mengapa begitu kejam? Apakah 3 Doors Down akan tetap buka pintu tanpanya?