Dalam pukulan menghancurkan bagi penggemar rock di mana-mana, Brad Arnold, penyanyi utama dan pendiri 3 Doors Down, telah meninggal dunia pada usia 47 tahun. Arnold kalah dalam perjuangannya melawan kanker ginjal stadium 4, yang telah ia lawan sejak mengumumkan diagnosisnya pada Mei 2024.
Pegang erat hati kalian, para pembocor teh— dunia musik baru saja kena pukulan telak. Menurut pernyataan menyentuh yang diposting di halaman Instagram band, Brad Arnold meninggal dengan damai dalam tidurnya pada Sabtu, 7 Februari, dikelilingi oleh istri tercintanya Jennifer dan keluarga. 'Dengan hati yang berat, kami bagikan kabar bahwa Brad Arnold, pendiri, penyanyi utama, dan penulis lagu 3 Doors Down, meninggal pada Sabtu, 7 Februari, di usia 47 tahun,' tulis anggota band yang selamat. Mereka menambahkan, 'Dengan istri tercintanya Jennifer dan keluarganya di sisinya, ia meninggal dengan damai, dikelilingi orang-orang tercinta, dalam tidurnya setelah perjuangan pemberaninya melawan kanker.' 😢 Arnold bukan sekadar suara; ia adalah detak jantung 3 Doors Down, memulai sebagai anggota pendiri, vokalis, dan bahkan drummer asli. Penulisan lagunya? Ikonik. Ia menulis hit patahkan 3 Doors Down 'Kryptonite' di kelas matematika saat baru 15 tahun—bicara soal jenius dini! Grup ini mendefinisikan ulang rock mainstream dengan nuansa post-grunge dan lirik yang mengena di hati, merilis anthem abadi 2000-an yang terhubung dengan orang biasa soal sukacita, iman, dan momen mentah yang dibagi. Di luar panggung, pernyataan menggambarkan Arnold sebagai permata sejati: suami setia, penuh kebaikan, humor, kemurahan hati, kehangatan, kerendahan hati, dan cinta mendalam untuk kru-nya. 'Di atas segalanya, ia suami setia bagi Jennifer, dan kebaikan, humor, serta kemurahan hatinya menyentuh semua orang beruntung yang mengenalnya,' bunyinya. Keluarga sedang menyerap semua cinta yang mengalir tapi dengan rendah hati meminta privasi selama masa sulit ini. Laporan awal mengonfirmasi ia pergi dengan damai. Pikiran kami untuk Jennifer dan keluarga 3 Doors Down—lagu-lagu Brad akan terus bergema di playlist kita selamanya. Istirahat dalam kekuatan, Brad. 💔