Pemerintah Albanese telah menunjuk tiga anggota baru ke dewan Otoritas Taman Kelautan Great Barrier Reef untuk meningkatkan upaya perlindungan. Para yang ditunjuk adalah Patricia O’Callaghan, Yang Terhormat Stephen Robertson, dan Profesor Bronwyn Harch, masing-masing membawa keahlian dalam kepemimpinan, pengelolaan sumber daya, dan sains. Langkah ini mendukung investasi senilai $1,2 miliar dalam pengelolaan terumbu karang.
Pengangkatan tersebut diumumkan pada 5 Maret 2026, dan masing-masing anggota dewan baru akan menjabat minimal empat tahun. Otoritas Taman Kelautan Great Barrier Reef mengawasi perlindungan ekosistem ikonik ini, yang menghadapi tantangan termasuk perubahan iklim, banjir, dan polusi laut. Patricia O’Callaghan, Direktur Jenderal Departemen Lingkungan, Pariwisata, Sains dan Inovasi Queensland, menawarkan pengalaman dalam mengelola strategi terkait pariwisata, lingkungan, dan inovasi. Latar belakangnya di pemerintahan dan pariwisata diharapkan membantu mengembangkan kebijakan berkelanjutan yang menyeimbangkan pelestarian dengan kebutuhan ekonomi. Yang Terhormat Stephen Robertson, mantan menteri pemerintah Queensland, memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun di portofolio yang mencakup energi, air, dan sumber daya alam. Keterampilannya dalam administrasi publik dan pengelolaan sumber daya akan membantu mengatasi isu lingkungan sambil mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan industri. Profesor Bronwyn Harch, dengan latar belakang penelitian ilmiah dan tata kelola lingkungan dari pekerjaannya di CSIRO, memberikan wawasan tentang tantangan ilmiah yang memengaruhi terumbu karang. Keahliannya akan mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dan penerapan penelitian ke praktik pengelolaan. Menteri Lingkungan dan Air Murray Watt mendukung pengangkatan tersebut, dengan menyatakan bahwa anggota baru membawa keterampilan unik untuk memperkuat upaya Otoritas tersebut. Ia menyoroti pentingnya terumbu karang bagi pelestarian lingkungan dan 77.000 pekerjaan yang didukungnya. Watt juga mengakui kontribusi dari mantan anggota, termasuk Ibu Robbie Sefton dan almarhum Profesor Emma Johnston. Penambahan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk berkolaborasi dengan pemangku kepentingan seperti Pemerintah Queensland, ilmuwan, Pemilik Tradisional, dan industri guna memastikan keberlanjutan jangka panjang terumbu karang.