Maskapai penerbangan utama AS termasuk American, United, Spirit, dan Breeze meluncurkan rute tanpa transit baru ke tujuan seperti Meksiko, Bahama, dan Republik Dominika mulai 2026. Ekspansi ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan meningkatkan pendapatan pariwisata di wilayah-wilayah tersebut. Para pelancong akan mendapatkan akses lebih terjangkau dan langsung ke tempat liburan populer.
Pada 2026, Meksiko akan mengalami peningkatan pariwisata AS melalui penerbangan tanpa transit baru ke Cancun dari Boston dengan Spirit Airlines menggunakan pesawat A320 dan dari New Orleans dengan Breeze Airways menggunakan A220-300. Cancun menawarkan pantai, resor, dan reruntuhan Maya, menarik pengunjung rekreasi dan bisnis. Rute-rute ini akan meningkatkan akses bagi pelancong AS dari Timur Laut dan Pantai Teluk, mendukung sektor perhotelan Meksiko di tengah persaingan dari tempat Karibia lain. Bahama mendapatkan penerbangan langsung baru dari Miami ke Bimini dengan pesawat E175 American Airlines, beroperasi tiga kali seminggu mulai 14 Februari 2026. Bimini, dikenal dengan pantai berpasir dan air jernihnya, menjadi pelarian cepat bagi orang Amerika. Layanan ini meningkatkan konektivitas regional, mengurangi kebutuhan transit dan menguntungkan bisnis lokal seperti hotel dan operator tur. Spirit Airlines akan menghubungkan Boston ke Santo Domingo di Republik Dominika dengan penerbangan langsung pada 2026, menyediakan opsi terjangkau untuk menjelajahi arsitektur kolonial dan situs budaya ibu kota. Rute ini menargetkan permintaan yang meningkat untuk perjalanan hemat ke Karibia, membantu ekonomi lokal. Lebih jauh, United Airlines memperkenalkan Chicago ke São Paulo, American Airlines menambahkan Dallas ke Buenos Aires, dan American meluncurkan layanan Los Angeles ke Sydney dan Auckland. Ekspansi ini mencerminkan strategi maskapai untuk memenuhi permintaan perjalanan internasional langsung, memupuk ikatan ekonomi dan pertumbuhan pariwisata di destinasi-destinasi ini. Secara keseluruhan, rute tanpa transit ini dari maskapai AS diharapkan meningkatkan jumlah pengunjung, menyederhanakan perjalanan, dan mendukung industri di Meksiko, Bahama, Republik Dominika, dan seterusnya, seperti yang diumumkan pada Februari 2026.