Kepolisian Brentwood telah membebaskan bintang Reacher, Alan Ritchson, dari segala dakwaan menyusul pertikaian fisik dengan tetangganya, Ronnie Taylor, dengan menyatakan tindakannya sebagai pembelaan diri. Insiden tersebut bermula dari konfrontasi terkait dugaan Ritchson menggeber mesin sepeda motornya di pinggiran kota Nashville. Tidak ada dakwaan yang akan diajukan terhadap kedua belah pihak setelah Ritchson menolak untuk melanjutkan potensi kasus bahaya yang gegabah.
Pihak kepolisian telah membersihkan nama aktor Reacher, Alan Ritchson, dari tuduhan terkait pertikaian fisik dengan tetangganya, Ronnie Taylor, di Brentwood, Tennessee, akhir pekan ini. Taylor menuduh sang aktor mengganggu ketenangan dengan menggeber sepeda motor Kawasaki miliknya dan berkendara dengan cepat di sekitar tempat tinggal mereka. Taylor mengklaim bahwa Ritchson memukulnya setidaknya empat kali setelah keduanya terlibat cekcok. Namun, rekaman kamera tubuh yang dikenakan Ritchson menunjukkan bahwa Taylor menghalangi jalannya di jalan, mendekatinya secara agresif, dan mendorong Ritchson hingga jatuh dari motornya. Ritchson kemudian membalas dengan memukul wajah dan kepala Taylor hingga Taylor mundur. Polisi telah meninjau video tersebut, pernyataan saksi, dan bukti lainnya. Kapten Polisi Brentwood, Steven Pepin, menyatakan kepada The Hollywood Reporter dan TMZ: “Setelah meninjau bukti yang ada, termasuk rekaman video dan pernyataan saksi, pihak berwenang memutuskan bahwa tidak ada tuntutan pidana yang akan dilanjutkan. Tindakan Bapak Ritchson dinyatakan sebagai tindakan pembelaan diri.” Pihak berwenang sempat mempertimbangkan dakwaan bahaya yang gegabah terhadap Taylor, namun Ritchson menolak untuk menuntut. “Meskipun potensi dakwaan bahaya yang gegabah sempat dipertimbangkan, Bapak Ritchson menolak untuk mengajukan tuntutan. Dengan persetujuan Kantor Kejaksaan Negeri, kasus ini sekarang ditutup dan tidak ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil.” Setelah rekaman kamera tubuh tersebut viral, Ritchson menanggapi melalui unggahan Instagram yang mengutip pernyataan Napoleon Bonaparte: “Jangan pernah menyela musuhmu saat ia sedang membuat kesalahan.”