Pelatih WNBA Sandy Brondello menuai kritik setelah menyebut Angel Reese sebagai spesies yang dilindungi saat pertandingan pada 17 Juli. Liga menjatuhkan skorsing satu pertandingan, dan Reese kini angkat bicara mengenai permintaan maaf serta reaksi yang muncul.
Drama ini bermula pada hari Jumat ketika pelatih Toronto Tempo Sandy Brondello terdengar berdebat dengan wasit saat timnya bertanding melawan Atlanta Dream. Ia melontarkan kalimat “Angel, dia adalah spesies yang dilindungi” saat memprotes permainan yang melibatkan Nyara Sabally.
Brondello segera meminta maaf melalui media sosial keesokan harinya, menyatakan bahwa kata-kata tersebut ditujukan kepada keputusan wasit dan bukan kepada Reese. WNBA menjatuhkan skorsing tanpa bayaran untuk pertandingan hari Senin melawan Las Vegas Aces, dengan menekankan bahwa pelatih harus menjaga profesionalisme.
Reese mengunggah di X bahwa ia menghargai permintaan maaf tersebut serta dukungan yang diterimanya selama 48 jam terakhir. Ia menambahkan bahwa tidak ada tempat bagi diskriminasi atau kebencian di liga dan berharap semua pihak bisa kembali fokus pada basket.
Para penggemar terbagi menjadi dua kubu, ada yang menganggap komentar tersebut disengaja dan yang lain berpendapat bahwa pernyataan itu telah keluar dari konteks. Jadi… apakah ini hanya sekadar keluhan terhadap wasit atau sesuatu yang lebih mendalam?