Arch Linux mengadopsi modul kernel NVIDIA open sebagai default

Arch Linux telah memperbarui paket driver NVIDIA utamanya untuk menggunakan modul kernel open secara default. Perubahan ini menandai pergeseran menuju komponen open source dalam dukungan grafis distribusi tersebut. Pengumuman ini berasal dari Phoronix, yang menyoroti kemajuan dalam integrasi perangkat keras Linux.

Arch Linux, distribusi Linux rolling-release yang populer, telah melakukan pembaruan signifikan pada penawaran driver NVIDIA-nya. Paket utama untuk driver NVIDIA sekarang menggunakan modul kernel open secara default, menjauh dari alternatif proprietary dalam instalasi standar.

Perkembangan ini dilaporkan oleh Phoronix, sumber utama berita perangkat keras Linux. Modul kernel open, bagian dari upaya NVIDIA untuk mendukung grafis open source, menyediakan alternatif untuk modul kernel closed-source yang selama ini menjadi norma untuk perangkat keras NVIDIA pada sistem Linux.

Bagi pengguna Arch Linux, ini berarti instalasi baru dan pembaruan akan memprioritaskan modul open kecuali ditentukan lain. Perubahan ini sejalan dengan tren lebih luas di komunitas open source menuju kompatibilitas dan transparansi yang lebih besar pada driver grafis. Phoronix menyebut ini sebagai tonggak untuk Desktop Linux dan kinerja grafis open source.

Meskipun laporan tidak merinci jadwal rollout spesifik, pembaruan ini sudah aktif di repositori Arch Linux. Hal ini dapat meningkatkan integrasi dengan kernel Linux modern dan meningkatkan dukungan untuk fitur seperti kompositing Wayland. Pengguna yang mencari modul proprietary lama masih bisa memilihnya melalui paket tambahan.

Artikel Terkait

Photorealistic desktop setup showcasing Manjaro Linux 26.0 with Wayland as default on KDE Plasma, highlighting the new release features.
Gambar dihasilkan oleh AI

Manjaro Linux 26.0 dirilis dengan Wayland sebagai default

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Manjaro Linux telah merilis versi 26.0, dengan kode nama Anh-Linh, yang menampilkan kernel Linux 6.18 LTS dan lingkungan desktop yang diperbarui. Pembaruan ini menggeser edisi KDE Plasma 6.5 dan GNOME 49 ke Wayland secara default, berpotensi mengakhiri sesi X11 bagi pengguna yang melakukan upgrade. Pengembang merekomendasikan edisi Xfce 4.20 untuk pengguna yang membutuhkan kompatibilitas X11.

Peralihan terbaru Arch Linux ke driver NVIDIA 590 telah mengganggu sistem bagi pengguna dengan kartu grafis lama, menghapus dukungan untuk arsitektur Pascal dan sebelumnya. Perubahan ini mendorong driver lama ke Arch User Repository, memerlukan perbaikan manual untuk perangkat keras yang terpengaruh. GPU baru bertransisi dengan lancar ke modul kernel terbuka.

Dilaporkan oleh AI

Arch Linux telah menjadi salah satu distribusi Linux pertama yang menghapus dukungan resmi untuk kartu grafis seri GTX 10 berbasis Pascal milik Nvidia. Perubahan ini mengikuti pengumuman Nvidia pada Juli untuk menghentikan dukungan default bagi GPU tersebut. Pengguna yang bergantung pada perangkat keras lama perlu menginstal versi driver sebelumnya secara manual untuk terus menggunakannya.

Kernel Linux 6.19 yang akan datang akan menampilkan driver jam waktu nyata (RTC) baru yang disesuaikan untuk perangkat keras Apple dan NVIDIA. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan dukungan bagi platform-platform tersebut di sistem operasi open-source.

Dilaporkan oleh AI

Kernel Linux 7.1 menyertakan pembaruan pada penggerak AMDGPU, memperkenalkan dukungan untuk IP AMD DCN 4.2 dan GFX 12.1. Peningkatan ini juga mencakup GCN 1.1 APU DC. Perkembangan ini dilaporkan oleh Phoronix.

Kernel Linux 6.19 mendatang memperkenalkan peningkatan performa signifikan untuk kartu grafis AMD Radeon lama dengan secara default menggunakan driver AMDGPU modern. Perubahan ini, yang diaktifkan oleh perbaikan terbaru dari insinyur Valve, memberikan peningkatan performa sekitar 30% untuk GPU GCN 1.0 dan 1.1. Pengguna hardware lama seperti Radeon HD 7950 kini dapat mengakses fitur lebih baik, termasuk dukungan Vulkan siap pakai.

Dilaporkan oleh AI

NVIDIA telah meluncurkan driver beta 595.45.04 untuk Linux, memperkenalkan ekstensi Vulkan baru dan dukungan DRI3 versi 1.2. Pembaruan ini mencakup perbaikan untuk stabilitas gaming serta peningkatan manajemen daya. Pembaruan tersebut juga menaikkan persyaratan minimum untuk Wayland dan glibc.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak