Mantan pacar di Arizona divonis seumur hidup karena membunuh pacarnya yang sedang hamil

Rueben Rocha, seorang pria asal Arizona, dijatuhi hukuman seumur hidup pada hari Jumat atas pembunuhan tingkat pertama terhadap mantan pacarnya, Jordin Miranda Castillo, pada Juni 2023. Serangan itu terjadi di apartemen korban di Glendale saat putri mereka yang berusia 2 tahun sedang bersembunyi di dalam. Jaksa merinci bagaimana Rocha menerobos masuk dan melepaskan 19 tembakan, menewaskan Castillo dan melukai dua temannya.

Rueben Rocha dinyatakan bersalah bulan lalu atas pembunuhan tingkat pertama, penyerangan berat, perampokan, dan tindakan tidak tertib terkait penembakan Jordin Miranda Castillo yang berusia 20 tahun pada Juni 2023 di Glendale, Arizona. Menurut Kantor Kejaksaan Maricopa County, Rocha memanjat balkon apartemen Castillo di lantai tiga, mendobrak pintu kaca, dan melepaskan tembakan saat korban sedang menelepon operator 911. Anak mereka yang berusia 2 tahun sedang bersembunyi di dalam bersama teman-teman korban saat kejadian. Selama panggilan telepon tersebut, Castillo berteriak, 'Saya punya perintah perlindungan!' dan 'Kamu akan ditangkap!' sebelum Rocha menembakkan 19 peluru, bahkan saat para korban tergeletak di lantai. Dua orang teman mengalami luka serius. Penyelidik mengaitkan insiden tersebut dengan 'drama media sosial' di antara keduanya. Rocha datang dengan berpakaian serba hitam, mengenakan masker wajah dan hoodie. Polisi mencatat tidak ada laporan kekerasan dalam rumah tangga sebelumnya. Setelah menyerahkan diri, Rocha menjalani persidangan. Pada hari Jumat, hakim Maricopa County menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup ditambah 52,5 tahun, dengan 15 tahun di antaranya dijalankan secara berturut-turut. Jaksa Maricopa County Rachel Mitchell menyatakan, 'Jordin seharusnya merasa aman, putrinya seharusnya tumbuh dengan seorang ibu, dan teman-temannya seharusnya menjalani hidup yang bebas dari bekas luka dan rasa sakit yang disebabkan oleh kecemburuan dan kemarahan terdakwa ini.' Jaksa penuntut Lindsay Gephardt dan Melissa Certo menangani kasus ini.

Artikel Terkait

Seorang pria berusia 33 tahun menghadapi dakwaan pembunuhan setelah diduga menembak mantan pacarnya di apartemennya di Las Vegas, beberapa saat setelah dia menelepon 911 untuk melaporkan bahwa pria itu mengancamnya dengan pistol. Polisi menanggapi gangguan rumah tangga tersebut dan menemukan korban tewas akibat beberapa luka tembak. Tersangka kemudian ditangkap tanpa insiden.

Dilaporkan oleh AI

Málaga court sentences Marco Romeo to 24 years in prison for murdering his ex-girlfriend Paula in Torremolinos in 2023 and habitual abuse. The ruling cites the brutality of the attack with 16 stab wounds and total domination over the victim. He faces another trial for killing a previous partner.

Seorang juri di Illinois memvonis bersalah Ahmeel Fowler berusia 21 tahun atas pembunuhan pacarnya Ja'nya Murphy dan penculikan putrinya yang berusia satu tahun Jaclyn Dobbs, yang jenazahnya kemudian ditemukan di kolam retensi. Kejahatan tersebut terjadi pada 2021, dan Fowler kemungkinan menghadapi hukuman seumur hidup. Sidang penentuan hukuman dijadwalkan pada 20 April.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 23 tahun di Arizona menculik gadis berusia 2 tahun dari rumah keluarganya, mengklaim anak tersebut adalah putrinya secara biologis yang diambil dari rumah sakit setelah lahir. Insiden itu terjadi setelah wanita tersebut, yang tinggal sementara dengan keluarga, membawa balita itu tanpa izin. Polisi menangkapnya keesokan harinya setelah dikeluarkan Amber Alert.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak