Arsenal melaju ke semifinal Liga Champions setelah menahan imbang Sporting CP 0-0 di Stadion Emirates, yang memastikan kemenangan agregat 1-0. Skuad asuhan Mikel Arteta mengandalkan keunggulan leg pertama meskipun tampil kurang meyakinkan dengan minim peluang emas. Sporting CP berupaya untuk bangkit namun gagal membuahkan hasil.
Arsenal mendominasi penguasaan bola pada babak pertama yang berlangsung alot, namun kesulitan menciptakan peluang menghadapi pertahanan Sporting yang terorganisir. Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres melepaskan tembakan yang melambung di awal laga, sementara Sporting mulai membangun permainan dengan peluang-peluang kecil dari Francisco Trincao dan Pedro Goncalves. Momen terbaik terjadi ketika Geny Catamo melepaskan umpan silang yang membentur tiang gawang di tiang jauh, menjadi peringatan bagi tuan rumah menjelang turun minum. Arsenal memulai laga dengan Raya di bawah mistar gawang; Mosquera, Saliba, Gabriel, dan Hincapie di lini pertahanan; Rice dan Zubimendi di lini tengah; serta Eze, Madueke, Martinelli, dan Gyokeres di lini depan. Sporting menurunkan Rui Silva; Quaresma, Diomande, Inacio, dan Araujo di lini belakang; Hjulmand dan Morita di lini tengah; serta Catamo, Trincao, Goncalves, dan Suarez memimpin serangan. Babak kedua mengikuti pola yang sama, dengan Arsenal menguasai bola namun gagal menembus pertahanan lawan. Gabriel Martinelli beberapa kali melakukan penetrasi dari sisi kiri, dan Sporting melancarkan tekanan terbaik mereka di pertengahan babak, yang ditandai dengan tembakan Maxi Araujo yang melebar tipis. Ketegangan meningkat seiring berjalannya waktu, dengan Arsenal memprioritaskan manajemen permainan. Leandro Trossard hampir memastikan kemenangan di menit-menit akhir lewat sundulan yang membentur tiang gawang dari tendangan sudut, sementara upaya Joao Simoes di masa tambahan waktu hanya mengenai sisi jaring gawang. Keberhasilan Arsenal ini menandai penampilan semifinal mereka yang kedua secara berturut-turut, meskipun tim asuhan Arteta lebih menunjukkan kontrol khas laga gugur daripada permainan yang atraktif. Mereka kini menanti pemenang dari perempat final lainnya, dengan Atletico Madrid menjadi calon lawan potensial.