Saham Asia melemah di tengah kenaikan harga minyak akibat serangan di Teluk

Pasar Asia jatuh pada hari Senin karena serangan pesawat nirawak di Teluk mendorong kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi. Investor tengah menantikan laporan pendapatan Nvidia pada akhir minggu ini sebagai petunjuk mengenai kekuatan sektor kecerdasan buatan. Biaya energi yang tinggi menambah kekhawatiran inflasi global.

Serangan pesawat nirawak di wilayah Teluk mengangkat harga minyak mentah dan mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi, sehingga membebani pasar saham di seluruh Asia. Pergerakan ini terjadi saat para pedagang menilai dampak yang lebih luas terhadap pasokan energi dan sentimen investor.

Artikel Terkait

Illustration of rising Asian stocks and oil prices amid US-Iran tensions
Gambar dihasilkan oleh AI

Saham Asia menguat seiring kenaikan harga minyak di tengah ketegangan AS-Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Saham-saham Asia ditutup lebih tinggi pada hari Senin, didorong oleh perusahaan-perusahaan yang berfokus pada kecerdasan buatan, meskipun kekhawatiran atas stabilitas Timur Tengah semakin meningkat. Harga minyak melonjak setelah Presiden Donald Trump menolak tanggapan Iran terhadap usulan perdamaian AS sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima. Perkembangan ini terjadi di tengah konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu antara kedua negara tersebut.

Pasar global jatuh karena ketegangan AS-Iran dan konflik Israel yang berkepanjangan mendorong harga minyak naik. Saham dan indeks berjangka Asia turun, dengan para investor bersiap menghadapi pertempuran yang berkepanjangan. Tekanan inflasi telah mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga bank sentral.

Dilaporkan oleh AI

Saham Asia mengalami penurunan ringan dari puncak terbaru setelah penurunan di pasar Wall Street. Penurunan itu dipengaruhi oleh respons investor yang lesu terhadap laporan laba terbaru Nvidia. Meskipun ada tarikan kembali, saham Asia telah mengungguli patokan global sepanjang tahun.

Global financial markets reacted on Monday to renewed surges in oil prices and geopolitical tensions in the Middle East, continuing the economic ripple effects first seen after the Iran conflict and Hormuz blockade earlier this year.

Dilaporkan oleh AI

Pasar saham India mengalami penurunan signifikan pada hari Jumat. Penurunan ini didorong oleh ketegangan geopolitik antara AS dan Iran serta melemahnya nilai tukar rupee.

Pasar saham India mencatatkan kenaikan signifikan pada hari Rabu, didorong oleh harapan akan perdamaian di Asia Barat dan penurunan harga minyak. NSE Nifty dan BSE Sensex naik cukup besar sepanjang hari, meskipun beberapa keuntungan berkurang menjelang penutupan. Indeks sektoral berakhir lebih tinggi di semua lini di tengah sentimen investor yang berhati-hati.

Dilaporkan oleh AI

Investors in Tokyo remained on edge for a second straight day amid ongoing US-Israeli strikes on Iran, causing Japan's Nikkei share average to fall. Rising crude oil futures and a weaker yen fueled concerns over accelerating inflation. This uncertainty weighed on the equity market overall.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak