Bayern Munich meraih kemenangan meyakinkan 6-1 atas Atalanta pada leg pertama babak 16 besar ajang UEFA Champions League pada 10 Maret 2026, di Stadion Gewiss, Bergamo, Italia. Michael Olise bersinar dengan dua gol dan assist untuk tiga gol pertama, sementara Harry Kane tetap menjadi cadangan yang tidak digunakan karena cedera betis. Cedera Alphonso Davies, Jamal Musiala, dan Jonas Urbig meredam kegembiraan, tetapi hasil ini menempatkan Bayern pada posisi kuat untuk leg kedua pada 18 Maret di Munich.
Bayern Munich menunjukkan dominasi sejak awal, meraih kemenangan 6-1 yang menempatkan mereka pada posisi menguntungkan menjelang leg kedua. Di bawah pelatih Vincent Kompany, pemimpin klasemen Bundesliga ini menguasai Atalanta dengan tekanan serangan yang tak kenal lelah. Josip Stanišić membuka skor pada menit ke-12, menyundul bola dari skema tendangan sudut cepat melibatkan Serge Gnabry. Michael Olise memperlebar keunggulan pada menit ke-22 dengan tembakan melengkung kaki kiri yang disiapkan Dayot Upamecano, lalu memberikan assist untuk gol Gnabry tiga menit kemudian, menjadi 3-0. Setelah babak kedua, Nicolas Jackson mencetak gol pada menit ke-52 dari assist Luis Díaz dalam serangan balik. Olise menambah gol keduanya pada menit ke-64, melengkungkan tembakan ke sudut atas setelah keterlibatan Alphonso Davies. Jamal Musiala menyempurnakan kemenangan pada menit ke-67, menyundul dari umpan Jackson. Gol hiburan telat Atalanta dicetak Mario Pašalić pada menit ke-93, disiapkan Stefan Miliンクović-Savić. Olise dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan berkat brace dan assist-nya, menjadikannya gelandang Prancis pertama sejak Zinedine Zidane pada 1998 yang mencatatkan tujuh atau lebih kontribusi gol dalam dua kampanye Liga Champions beruntun. Perayaan Bayern meredup akibat cedera: Davies keluar dengan air mata sekitar menit ke-70 karena masalah otot, diikuti Musiala dan kiper Jonas Urbig di masa injury time. Harry Kane, yang kembali dari cedera betis, masuk skuad cadangan tapi tidak dimainkan. Kompany memuji penampilan tim usai laga: «Itu jenis penampilan yang kami inginkan. Kami berbahaya sepanjang pertandingan. Kami punya bakat dan kualitas di tim, jadi tidak mengherankan ketika para pemain tampil seperti ini.» Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Bayern di laga tandang menjadi sembilan pertandingan dan menjadikan mereka tim kedua yang mengalahkan Atalanta dengan selisih lima gol di kompetisi ini.