Komedian dan pembawa acara HBO, Bill Maher, mendesak Senator Chris Murphy terkait tuduhan bahwa CBS News mengubah pemberitaannya demi menyenangkan Presiden Donald Trump, saat Murphy tampil di acara "Real Time with Bill Maher" pada Jumat malam.
Senator Chris Murphy, seorang Demokrat dari Connecticut, berpendapat bahwa pergolakan baru-baru ini di CBS News—termasuk pemecatan koresponden lama "60 Minutes" dan mantan pembawa acara "CBS Evening News" Scott Pelley—mencerminkan upaya yang lebih luas untuk mengintimidasi atau memengaruhi organisasi berita besar. Selama pertukaran tersebut, Maher mempertanyakan klaim bahwa "60 Minutes" atau CBS telah menjadi pro-Trump secara konsisten, dengan mengatakan bahwa ia masih melihat laporan di program tersebut yang mengkritik presiden dan ia mungkin tidak merasakan adanya perubahan besar jika tidak ada perdebatan publik yang menyertainya. Murphy berpendapat bahwa pengaruh politik bisa sulit dikenali jika beroperasi melalui keputusan di balik layar mengenai berita mana yang akan ditayangkan. Maher menjawab bahwa pergantian kepemimpinan adalah hal yang umum di perusahaan media besar dan mengatakan tuduhan tersebut memerlukan bukti yang lebih jelas yang menghubungkan keputusan editorial dengan tekanan politik. Kepergian Pelley telah menjadi titik api dalam perselisihan yang lebih luas. Berbagai media telah melaporkan bahwa CBS mengakhiri kontrak Pelley pada 2 Juni 2026, sehari setelah pertemuan yang penuh ketegangan dengan produser eksekutif baru "60 Minutes", Nick Bilton, di tengah perubahan staf dan kepemimpinan yang lebih luas di divisi berita jaringan tersebut.