Bill McKibben promosikan Sun Day untuk aksi energi terbarukan

Aktivis lingkungan Bill McKibben memanggil untuk berpartisipasi dalam Sun Day pada 21 September 2025 untuk mempercepat peralihan ke energi terbarukan. Dalam episode podcast baru-baru ini, ia menyoroti pertumbuhan cepat tenaga surya dan angin di tengah tantangan politik. McKibben berpendapat bahwa energi terbarukan dapat membentuk ulang energi global dan geopolitik.

Bill McKibben, penulis dan aktivis terkemuka dengan empat dekade tulisan iklim, tampil di podcast Sustainability In Your Ear untuk membahas buku terbarunya, Here Comes the Sun. Episode tersebut, yang tayang pertama kali pada 8 September 2025 dan diterbitkan ulang pada 24 Desember 2025, menekankan potensi transformatif energi terbarukan pada saat kritis.

McKibben menunjukkan statistik mengesankan: pada 2024, energi terbarukan menyumbang 92% dari pembangkitan listrik baru global dan 96% di Amerika Serikat. Surya dan angin telah menjadi sumber daya termurah sepanjang sejarah, mendorong transisi energi tercepat yang pernah ada. Namun, ia memperingatkan angin politik yang dapat memperlambat kemajuan dan membahayakan tujuan iklim.

Untuk melawannya, McKibben mengorganisir Sun Day, hari aksi nasional pada 21 September 2025, yang bertujuan meningkatkan energi terbarukan di luar label 'alternatif'. 'Matahari dengan menyenangkan menyediakan energi secara gratis berulang-ulang', jelasnya, menekankan pergeseran dari kelangkaan bahan bakar fosil ke kelimpahan energi.

Sebagai pendiri 350.org dan Third Act, McKibben mencatat dukungan luas untuk tenaga surya melintasi garis politik. Survei menunjukkan konservatif menghargai kemandirian energi dan kemandirian diri, sementara liberal fokus pada manfaat lingkungan. Ia menambahkan, 'Bahkan manusia akan kesulitan mencari cara memulai perang atas sinar matahari'.

Buku Here Comes the Sun tersedia di Amazon, Powell’s Books, dan toko lokal. Lebih lanjut tentang acara Sun Day di Sunday.Earth, dan karya McKibben di BillMcKibben.com.

Artikel Terkait

Organizers of Earth Day 2026 have announced the theme 'Our Power, Our Planet,' shifting focus from personal habits to political engagement amid recent rollbacks of environmental rules. The event falls on April 22, marking its 56th anniversary. Earth Week runs from April 18 to 25, with resources available for various activism efforts.

Dilaporkan oleh AI

Two new reports from the International Energy Agency and Ember highlight 2025 as a pivotal year for renewable energy, with solar power leading growth and renewables surpassing coal in global electricity generation for the first time in over a century. This progress occurred amid a war in Iran that disrupted 20 percent of the world's oil and liquefied natural gas supplies. The analyses point to an emerging 'age of electricity' driven by renewables.

Today, April 4, marks Sweden's Overshoot Day, when the annual ration of renewable resources is exhausted if everyone on Earth lived like Swedes. Global Footprint Network calculations show that Swedish lifestyles would require resources from four Earths each year. The pattern holds in other high-income countries.

Dilaporkan oleh AI

Federal Economy Minister Katherina Reiche wants to abolish feed-in tariffs for new photovoltaic systems up to 25 kilowatts from 2027. The draft amendment to the Renewable Energy Sources Act provides for this change.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak