Jennie BLACKPINK tuai kritik usai tampil di festival musik Madrid

Anggota BLACKPINK, Jennie, menjadi penampil utama di Mad Cool Festival di Madrid pada 9 Juli, menjadikannya idol K-Pop pertama yang melakukan hal tersebut. Penampilan dan pilihan busananya memicu perdebatan di dunia maya.

Jennie membawakan rangkaian lagu berdurasi hampir satu jam yang menampilkan karya dari era Ruby serta lagu-lagu yang belum dirilis. Ia tampil mengenakan busana bernuansa ungu muda dan emas, dengan atasan menyerupai korset emas yang dipadukan dengan celana pendek emas dan ikat pinggang besar.

Pengguna media sosial melontarkan komentar tajam mengenai bentuk tubuh dan busananya, di mana beberapa pihak memberikan penilaian negatif terhadap figur tubuhnya serta mempertanyakan pilihan gaya busananya. Di sisi lain, ada pihak yang membela haknya untuk mengenakan apa pun yang ia sukai dan memuji agensinya, ODD ATELIER, atas kualitas produksinya.

Penampilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi sang idol di festival Spanyol itu. Netizen menyoroti pujian atas kehadiran panggungnya sekaligus komentar perundungan fisik yang menyusul setelahnya.

Artikel Terkait

BLACKPINK's Jennie headlined Denmark's Roskilde Festival and Poland's Open'er Festival over the weekend, becoming the first K-pop solo artist to do so back-to-back.

Dilaporkan oleh AI

BLACKPINK member Jennie went viral after posting off-duty fashion photos on social media on Friday. Fans focused on the vibe in one mirror selfie.

TWICE member Mina attended a Teazen Kombucha Lab event in Seoul on June 18, where her outfit sparked online discussion. Fellow members joined her at the Gwanghwamun venue.

Dilaporkan oleh AI

Lily Allen hit back at online shade about her London gig, insisting she's proud of the production. The 41-year-old addressed gripes over timing, length and audience interaction. Her album West End Girl dropped last year.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak